Pemkot Kupang Siap Dukung Festival Paskah Pemuda GMIT 2026, Target Jadi Agenda Wisata Religi

oleh -1998 Dilihat
Wali Kota Terima Audiensi Panitia Festival di Rumah Jabatan Wali Kota di Kupang pada Rabu, 11 Maret 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Paskah Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026. Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Christian Widodo saat menerima audiensi panitia festival di Rumah Jabatan Wali Kota di Kupang pada Rabu (11/3/26).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang siap berkolaborasi dengan pihak gereja dan panitia untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Paskah agar tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga berkembang sebagai agenda wisata religi yang membanggakan kota tersebut.

“Prinsipnya Pemerintah Kota Kupang siap mendukung penuh kegiatan ini. Kalau kita kelola dengan baik, saya berharap ke depan Festival Paskah ini bisa menjadi wisata religi yang orang tunggu setiap tahun,” ujar Christian Widodo.

Dia juga membandingkan potensi kegiatan tersebut dengan tradisi Semana Santa di Larantuka yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

“Saya membayangkan suatu saat nanti orang datang ke Kota Kupang khusus untuk mengikuti Paskah, seperti orang datang ke Flores untuk Semana Santa. Ini bisa menjadi kekuatan pariwisata rohani kita,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan besar seperti Festival Paskah juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil. Ia menyebutkan bahwa pada pelaksanaan sebelumnya, perputaran ekonomi selama rangkaian kegiatan Paskah dilaporkan mencapai lebih dari Rp6 miliar.

“Kalau kita bisa menahan orang tinggal lebih lama di Kota Kupang, maka ekonomi masyarakat ikut bergerak. Kota kita ini kota jasa dan perdagangan, jadi kegiatan seperti ini sangat penting,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Kupang siap membantu penyediaan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari tenda dan kursi, dukungan transportasi, hingga pengelolaan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

BACA JUGA:  Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran di Kawasan BaliNusra Lewat QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025

Sementara itu, Ketua Pemuda Sinode GMIT, Erenst Blegur, menjelaskan bahwa Festival Paskah 2026 akan berlangsung pada 28 Maret hingga 10 April 2026 dengan sejumlah kegiatan utama.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Prosesi Damai, Paskah Galilea, Prosesi Paskah atau pawai Paskah, serta Expo Pemuda dan UMKM yang akan melibatkan sekitar 200 pelaku usaha.

Salah satu agenda yang menjadi daya tarik adalah Paskah Galilea, di mana umat akan melakukan prosesi dari laut menggunakan perahu menuju Kupang, sebagai simbol untuk mengingat kembali kisah pelayanan Yesus di Galilea. Selain itu, panitia juga merencanakan kegiatan makan Paskah bersama masyarakat dengan simbol roti dan ikan sebagai lambang kebersamaan dan persaudaraan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan gerejawi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat Kota Kupang,” ujar Erenst.

Panitia berharap Festival Paskah ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas Kota Kupang sebagai “Kota Kasih” sekaligus destinasi wisata rohani di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Audiensi tersebut diakhiri dengan doa bersama serta komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara gereja, pemuda, dan pemerintah dalam menyukseskan Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 di Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.