RSUD Johanes Kupang Ditargetkan Jadi Rumah Sakit Modern Berstandar Tinggi di NTT

oleh -645 Dilihat
Wagub Didampingi Direktur RSUD Prof. W.Z. Johanes Kupang Tinjau Fasilitas dan Pelayanan di Rumah Sakit Kebanggaan Masyarakat NTT. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melakukan kunjungan ke RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang pada Rabu (1/4/2026) guna meninjau langsung kondisi serta fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTT tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni Asadoma didampingi Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang, dr. Stef Soka Dhe Soka, bersama jajaran manajemen rumah sakit. Mereka meninjau sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari loket pendaftaran pasien rawat jalan dan rawat inap, ruang pelayanan bank darah, hingga berbagai fasilitas kesehatan lainnya.

Johni Asadoma menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT untuk melihat secara langsung kondisi rumah sakit, sekaligus menindaklanjuti rencana pengembangan fasilitas layanan kesehatan ke depan.

“Saya datang ke sini untuk melihat kondisi rumah sakit setelah beberapa bulan lalu berkunjung. Kita merencanakan membangun rumah sakit modern, karena rumah sakit ini sudah berusia lebih dari 60 tahun. Kebutuhan masyarakat terus meningkat, sementara peralatan medis semakin modern dan membutuhkan ruang yang memadai,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan harus didukung dengan infrastruktur yang layak dan representatif. Ia menegaskan, modernisasi alat kesehatan harus sejalan dengan kesiapan fasilitas penunjang.

“Jangan sampai peralatannya sudah modern, tetapi ruangannya tidak memadai. Ini tentu tidak ideal. Karena itu, pembangunan rumah sakit ke depan harus direncanakan secara komprehensif,” tegasnya.

Wagub juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTT tengah mengupayakan pembangunan rumah sakit baru melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan RSUD W.Z. Yohanes sebagai rumah sakit rujukan yang modern dan membanggakan masyarakat NTT.

“Kita ingin rumah sakit ini menjadi kebanggaan masyarakat NTT. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus bisa datang dengan nyaman dan mendapatkan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Selain itu, Johni Asadoma juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar selalu mengutamakan pelayanan kepada pasien.

“Utamakan pelayanan kepada pasien. Pastikan masyarakat yang datang berobat mendapatkan pelayanan maksimal, sehingga proses penyembuhan dapat berjalan dengan baik,” pesannya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di NTT, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tinjau Rumah Dinas Milik Disperindag NTT

Usai mengunjungi RSUD, Wagub Johni Asadoma melanjutkan peninjauan terhadap rumah dinas milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT. Kegiatan ini dilakukan bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Zet Sony Libing.

Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi serta pemanfaatan aset daerah agar lebih optimal dan bernilai guna.

Dari enam unit rumah dinas yang dimiliki, dua unit ditinjau langsung, yakni rumah dinas di Jalan Cakmalada No.1, Fontein, dengan luas bangunan 120 meter persegi dan luas tanah 1.300 meter persegi yang saat ini dalam kondisi rusak berat.

Sementara satu unit lainnya di Jalan Irian Jaya, Kelurahan Oeba, dengan luas bangunan 70 meter persegi dan luas tanah 445 meter persegi, dalam kondisi baik dan masih ditempati oleh ASN aktif.
Selain itu, empat unit rumah dinas lainnya tersebar di Kelurahan Kuanino, Naikoten I, Naikolan, dan Merdeka.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pengelolaan aset secara produktif dan transparan.

“Ke depan, jika pertumbuhan ekonomi semakin baik dan Pendapatan Asli Daerah meningkat, kita bisa melakukan rehabilitasi bahkan pembangunan baru yang lebih baik. Tujuannya agar aset-aset ini dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Minta ASN Siaga Bencana dan Sukseskan Pameran Pembangunan HUT ke-67

Ia juga menambahkan bahwa beberapa rumah dinas yang masih layak telah dimanfaatkan melalui mekanisme sewa, sementara yang mengalami kerusakan berat akan menjadi prioritas penanganan ke depan.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat tata kelola aset daerah yang efisien, transparan, serta berdampak pada peningkatan PAD dan pelayanan publik. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.