Tak Sekadar Dokumen, Kota Kupang Dorong Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim

oleh -59 Dilihat
Para Pimpinan OPD di Lingkup Pemkot Kupang Hadiri Kegiatan “Penguatan Kapasitas dan Mekanisme Koordinasi Kelompok Kerja Teknis Perubahan Iklim Tingkat Kota” di Hotel NEO Kupang pada Kamis, 17 September 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang mendorong agar upaya adaptasi terhadap perubahan iklim tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang melibatkan berbagai perangkat daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan “Penguatan Kapasitas dan Mekanisme Koordinasi Kelompok Kerja Teknis Perubahan Iklim Tingkat Kota” yang berlangsung di Hotel NEO Kupang pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini didukung Catholic Relief Services (CRS) Indonesia melalui program CAPACities Kemitraan Aksi Iklim di Kota-Kota Asia.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran dan koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Perubahan Iklim Kota Kupang dalam menghadapi berbagai dampak perubahan iklim yang bersifat lintas sektor.

Perubahan iklim tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan pengurangan risiko bencana, perlindungan sosial, pendidikan, perikanan, infrastruktur hingga perencanaan pembangunan.

Karena itu, koordinasi antarperangkat daerah dinilai penting agar kebijakan dan program adaptasi perubahan iklim dapat dilaksanakan secara terpadu serta didukung data yang memadai.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Pokja Perubahan Iklim meninjau kembali prioritas Rencana Aksi Daerah Adaptasi-MitigasI Perubahan Iklim Kota Kupang, memperjelas peran masing-masing pihak, sekaligus menyepakati langkah tindak lanjut yang dapat diintegrasikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

“Penguatan koordinasi menjadi penting agar upaya adaptasi perubahan iklim tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dilaksanakan bersama oleh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya,” ujar Sekretaris Bappeda Kota Kupang, Imelda Fongi.

Melalui penguatan mekanisme koordinasi tersebut, Pokja Perubahan Iklim diharapkan tidak hanya menjadi wadah komunikasi dan pertukaran informasi. Pokja juga diharapkan mampu mendorong lahirnya prioritas bersama, aksi nyata, pemantauan serta tindak lanjut terhadap berbagai upaya adaptasi perubahan iklim di Kota Kupang.

BACA JUGA:  SMAN 3 Kupang Diduga Langgar Pergub, Kadisdik NTT Minta Pungutan Rp150 Ribu Dihentikan

Kegiatan ini menargetkan teridentifikasinya prioritas tindak lanjut Rencana Aksi Daerah Adaptasi-MitigasI Perubahan Iklim di tingkat kota. Selain itu, ditargetkan pula implementasi satu hingga dua aksi prioritas yang melibatkan perangkat daerah terkait secara terkoordinasi.

Kemajuan pelaksanaan aksi tersebut nantinya akan didokumentasikan dan ditinjau melalui mekanisme Pokja Perubahan Iklim.

Penguatan Pokja ini merupakan bagian dari dukungan program CAPACities untuk memperkuat tata kelola perubahan iklim yang inklusif sekaligus meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam merespons risiko perubahan iklim.

Dengan koordinasi lintas sektor yang semakin kuat, Kota Kupang diharapkan mampu membangun perencanaan dan aksi adaptasi perubahan iklim yang lebih terintegrasi, responsif dan berkelanjutan.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya Kota Kupang yang semakin tangguh menghadapi berbagai dampak perubahan iklim. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.