Suarantt.id, Kupang-Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menegaskan agar seluruh program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Tim Penggerak PKK tidak hanya berhenti pada dokumen atau administrasi, tetapi benar-benar diwujudkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Penegasan tersebut disampaikan dr. Widya Cahya saat melantik Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda Literasi Kecamatan se-Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (16/9/2026).
Sebanyak 114 peserta mengikuti prosesi pelantikan tersebut. Kegiatan itu turut dihadiri para camat dan lurah, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Kupang serta seluruh peserta pelantikan.
Dalam sambutannya, dr. Widya Cahya meminta para pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah secara aktif dan menjadikan PKK sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat.
“Saya titip satu harapan besar, jadilah motor penggerak yang aktif. Koordinasikan seluruh kegiatan dan pemberdayaan, mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat kelurahan, bahkan sampai ke sel-sel terkecil, yaitu masyarakat kita,” tegasnya.
Menurut dr. Widya, keberadaan PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan harus mampu menjembatani berbagai program pemberdayaan sehingga tidak berhenti pada kegiatan seremonial maupun administrasi.
Ia menekankan, setiap program yang telah direncanakan harus direalisasikan secara nyata agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program yang sudah kita rencanakan jangan hanya berhenti di atas kertas, tetapi harus bisa direalisasikan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Kupang,” tuturnya.
Dr. Widya juga mengingatkan bahwa amanah yang diberikan kepada para pengurus merupakan bentuk kepercayaan untuk melanjutkan estafet pengabdian di wilayah masing-masing.
Karena itu, koordinasi antara pengurus PKK di tingkat kecamatan, kelurahan hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan secara efektif.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Widya turut menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang dan Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap pelaksanaan program PKK. Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni dana operasional bagi PKK kelurahan dan kecamatan.
“Tahun ini saya juga berterima kasih kepada Pak Wali Kota dan Pemerintah Kota Kupang, karena PKK kelurahan mendapatkan dana operasional sebesar Rp5 juta. Untuk kecamatan juga mendapatkan nominal yang sama melalui dana hibah PKK Kota,” jelasnya.
Ia berharap dukungan dana operasional tersebut dapat dikelola secara cermat, bertanggung jawab dan diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya yakin ibu-ibu semua adalah orang-orang yang cermat dan penuh dedikasi. Karena itu, dana operasional Rp5 juta tersebut pasti bisa dikelola dengan sangat baik,” katanya.
Dr. Widya juga menyampaikan terima kasih kepada para pengurus sebelumnya yang telah menyelesaikan masa tugas. Ia mengapresiasi dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di tingkat kecamatan.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kecamatan yang telah menjalani purna tugas. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian dan jasa-jasa yang sudah diberikan selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dinson D.L. Ludji, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelantikan tersebut bertujuan menyatukan tekad dalam memperkuat kelembagaan Gerakan PKK secara berjenjang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sesuai hasil Rakernas X PKK Tahun 2025.
Selain itu, pelantikan juga diarahkan untuk menyinkronkan program kerja TP PKK secara berjenjang agar sejalan dengan visi dan misi Gerakan PKK sebagaimana ditetapkan dalam Rakernas X PKK Tahun 2025.
Melalui pelantikan tersebut, seluruh pengurus diharapkan mampu menjalankan perannya secara sinergis, memperkuat koordinasi dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, serta menghadirkan program pemberdayaan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, gerakan PKK di Kota Kupang diharapkan tidak sekadar aktif dalam administrasi organisasi, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata hingga tingkat lingkungan dan RT.
“Selamat bertugas. Semoga Tuhan senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas mulia ini,” pungkas dr. Widya Cahya.





