Saboak Jadi Wajah Ekonomi Baru Kota Kupang, UMKM Raup Omzet Rp1 Miliar Lebih

oleh -1229 Dilihat
Wawali Didampingi Ketua DPRD Kota Kupang, Perwakilan Bank Mandiri, Taspen, Pos dan Giro di SABOAK. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) yang digelar di Taman Nostalgia, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan yang telah memasuki pekan keenam ini tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Saboak, termasuk mitra-mitra strategis dari sektor keuangan dan logistik.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan terima kasih kepada Kopnus Pos, juga dari Taspen, PT Pos Indonesia, Bank Mandiri Taspen serta Pak Ketua DPRD dan seluruh anggota yang terus mendukung ide-ide Pemerintah,” ujar Serena.

Ia menjelaskan bahwa Saboak merupakan wujud dari mimpi Pemerintah Kota Kupang untuk menghidupkan kembali taman-taman kota sebagai ruang publik dan pusat kegiatan ekonomi rakyat. Selama enam minggu pelaksanaan, UMKM yang berpartisipasi secara bergiliran mencatat omzet lebih dari Rp1 miliar, berkat dukungan berbagai pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) serta kolaborasi antar-perangkat daerah.

Kegiatan Saboak kali ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, serta perwakilan dari PT Taspen, Bank Mandiri Taspen, PT Pos Indonesia, dan Kopnus Pos. SVP Jasa Keuangan PT Pos Indonesia, Hendrasari, menyampaikan kekagumannya terhadap geliat ekonomi lokal yang ditampilkan dalam kegiatan ini.

“Saya melihat betul bagaimana Pemerintah Kota Kupang menggerakkan ekonomi lokal. Ini sangat luar biasa karena benar-benar terjadi transaksi langsung antara penjual dan pembeli,” ujarnya. Hendrasari bahkan memborong sejumlah produk tenun lokal untuk dipromosikan di Jakarta.

BACA JUGA:  Perolehan Medali Sementara Cabang Atletik POPDA VII NTT 2025: Kota Kupang Pimpin Total Medali

Hal senada disampaikan Direktur Operasional PT Taspen, Tribuna Phitera Djaja. Ia menilai Saboak sangat potensial dan berjanji akan mengajak lebih banyak institusi untuk mendukung kegiatan ini.

Direktur Compliance and Control Bank Mandiri Taspen, Resi Lora, mengungkapkan kesan positifnya. “Saya jatuh cinta. Begitu masuk ke Sunday Market, saya melihat masyarakat bisa berkumpul dengan penuh keceriaan. Saya mencicipi makanan tradisional khas Kupang, semuanya enak. Ini potensi besar untuk pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal,” ucapnya.

Dewan Pembina Kopnus Pos, Rahmat, pun tak ketinggalan mengungkapkan kekagumannya terhadap Kota Kupang. “Kota ini sangat bersih dan indah. Ini adalah mutiara yang belum sepenuhnya dikembangkan. Kami dari pihak swasta siap mendukung pengembangan Kota Kupang ke depan,” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, menggarisbawahi pentingnya sinergi antar-pemangku kepentingan. “Ini bukti nyata bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami dari DPRD memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan akan terus mendukung pelaksanaan Saboak ke depan agar semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen, lembaga-lembaga nasional yang hadir juga menyatakan dukungannya dengan memberikan bantuan operasional sebesar Rp100 juta untuk mendukung pengembangan Saboak. Dana ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan acara dan kenyamanan bagi pengunjung maupun pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan kolaborasi lintas sektor. Saboak diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.