Antrean BBM Mulai Normal, Wali Kota Kupang Minta Warga Tidak Panic Buying

oleh -56 Dilihat
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo Pantau Sejumlah SPBU di Kota Kupang pada Selasa, 13 Oktober 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang mulai berangsur normal setelah beberapa hari terakhir mengalami antrean panjang akibat keterlambatan pengiriman bahan bakar minyak (BBM).

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, turun langsung meninjau sejumlah SPBU untuk memantau perkembangan kondisi antrean sekaligus memastikan situasi pelayanan BBM kepada masyarakat mulai membaik.

Christian mengatakan, berdasarkan hasil pemantauannya, kondisi antrean BBM pada Rabu, 14 Oktober 2026, mulai menunjukkan perkembangan positif. Antrean kendaraan yang sebelumnya memadati sejumlah SPBU kini berangsur berkurang.

“Puji Tuhan, hari ini kondisi mulai kembali normal dan antrean berangsur berkurang,” ungkap Christian.

Ia mengakui, antrean panjang BBM dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, BBM merupakan kebutuhan penting yang menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi hingga kegiatan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kota Kupang memahami kesulitan yang dialami warga selama harus mengantre untuk mendapatkan BBM.

Christian pun mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

Menurutnya, pembelian BBM sesuai kebutuhan sangat penting agar pelayanan di SPBU dapat berjalan lancar dan ketersediaan BBM bisa dimanfaatkan secara merata oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan.

“Saya memahami keresahan masyarakat karena BBM sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Saya mengimbau seluruh warga agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, tanpa melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, sehingga pelayanan dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata,” tegasnya.

Selain menyampaikan imbauan, Christian juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Kupang yang harus menghabiskan waktu untuk mengantre BBM selama dua hari terakhir.

BACA JUGA:  Perumda Air Minum Kota Kupang Meniti Jalan Efisiensi, Menata dari Dalam

Ia menyadari bahwa kondisi tersebut mengganggu aktivitas warga, terutama mereka yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja, menjalankan usaha, maupun memenuhi kebutuhan keluarga.

” Mohon maaf juga kepada warga yang saya cintai apabila harus mengantre BBM selama dua hari terakhir,” ujarnya.

Di sisi lain, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersabar menghadapi situasi tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras para petugas di lapangan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah meningkatnya antrean kendaraan.

Christian berharap, seiring membaiknya kondisi distribusi dan pelayanan BBM, aktivitas masyarakat Kota Kupang dapat kembali berjalan normal.

Pemerintah Kota Kupang juga mengharapkan masyarakat tetap menjaga ketertiban saat mengisi BBM serta tidak terpancing melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memperpanjang antrean.

Dengan kondisi antrean yang mulai berkurang, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih lancar, sembari tetap menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan.

Pemerintah Kota Kupang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar pelayanan BBM dapat berjalan optimal. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.