Bekali Generasi Muda di Era AI, Wali Kota Kupang Dorong Lulusan STIPAS Terus Belajar dan Beradaptasi

oleh -192 Dilihat
Wali Kota Kupang Hadiri Acara Wisuda STIPAS Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mendorong para lulusan Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan diri dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat, termasuk perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri Wisuda Sarjana STIPAS Keuskupan Agung Kupang Angkatan XXIV Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Hotel Harper Kupang pada Selasa (14/7/26).

Sebanyak 140 lulusan resmi dikukuhkan sebagai sarjana dan siap memasuki dunia pelayanan maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota membekali para wisudawan dengan empat nilai penting yang menjadi kunci menghadapi tantangan masa depan, yakni adaptif, fokus, disiplin, dan konsisten.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal utama generasi muda di tengah perubahan teknologi yang begitu cepat. Kehadiran teknologi baru, termasuk AI, harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan diri, bukan sebagai ancaman yang harus dihindari.

“Perubahan tidak boleh kita hindari, tetapi harus kita hadapi dengan kesiapan untuk terus belajar dan mengembangkan diri, tanpa meninggalkan nilai-nilai iman dan kemanusiaan,” ujar Wali Kota.

Selain kemampuan beradaptasi, Wali Kota menekankan pentingnya memiliki fokus terhadap tujuan hidup, disiplin dalam menjalankan tanggung jawab, serta konsisten dalam menjaga komitmen untuk mencapai cita-cita.

“Empat hal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi justru menjadi pembeda bagi mereka yang mampu bertahan dan berhasil di tengah perubahan. Teruslah belajar, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti memberikan yang terbaik di mana pun kalian berkarya,” pesannya.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari gelar akademik yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan bagi sesama.

BACA JUGA:  Program BSPS Jadi Harapan Baru, Wawali Kupang Pastikan Tepat Sasaran di Bakunase II

“Bangsa ini bukan hanya membutuhkan orang-orang pintar, tetapi juga membutuhkan lebih banyak orang baik. Ukuran keberhasilan bukan seberapa banyak gelar yang kita miliki, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan bagi sesama,” tegasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada STIPAS Keuskupan Agung Kupang yang telah berkontribusi dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, serta memiliki semangat pelayanan.

“Membangun kota bukan hanya membangun gedung, jalan, dan jembatan, tetapi juga membangun manusia yang memiliki pendidikan, kesehatan, kepedulian, serta saling menghormati,” ungkapnya.

Sementara itu, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, mengingatkan para lulusan bahwa wisuda merupakan awal dari panggilan untuk melayani masyarakat. Ia berharap para sarjana STIPAS mampu menjadi pribadi yang menggabungkan pengetahuan, integritas moral, kerendahan hati, dan semangat pelayanan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Suparman juga mengapresiasi perkembangan STIPAS Keuskupan Agung Kupang yang terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kepercayaan masyarakat.

Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Dr. Florens Maxi Un Bria menegaskan komitmen lembaganya untuk terus menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap mengabdi bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan bekal ilmu, iman, dan kemampuan beradaptasi, para lulusan STIPAS diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya siap menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga membawa nilai-nilai kemanusiaan dan pelayanan di tengah masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.