BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran NTT Naik Tipis pada September 2025

oleh -2262 Dilihat
Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira Kale. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk pada September 2025 mengalami kenaikan tipis.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Matamira Kale, menyampaikan bahwa Gini Ratio NTT pada September 2025 tercatat sebesar 0,322.

Angka tersebut meningkat 0,007 poin dibandingkan Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,315. Jika dibandingkan dengan September 2024 yang sebesar 0,316, terjadi kenaikan sebesar 0,006 poin.

Meski mengalami kenaikan secara umum, ketimpangan pengeluaran di wilayah perkotaan justru menunjukkan tren penurunan. Pada September 2025, Gini Ratio di daerah perkotaan tercatat sebesar 0,276. Angka ini lebih rendah dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,280 dan juga turun dari September 2024 yang sebesar 0,282.

Sementara itu, di daerah perdesaan, Gini Ratio pada September 2025 tercatat sebesar 0,309. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,298, namun masih sedikit lebih tinggi dari September 2024 yang sebesar 0,306.

Berdasarkan ukuran ketimpangan menurut Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen penduduk terbawah di NTT mencapai 20,43 persen. Capaian ini menempatkan tingkat ketimpangan pengeluaran NTT dalam kategori rendah.

Jika dirinci berdasarkan wilayah, distribusi pengeluaran kelompok 40 persen terbawah di daerah perkotaan tercatat sebesar 23,66 persen dan di perdesaan sebesar 21,62 persen. Kedua angka tersebut juga masih berada dalam kategori ketimpangan rendah.

BPS menegaskan bahwa meskipun terjadi kenaikan tipis pada Gini Ratio secara agregat, kondisi ketimpangan pengeluaran di NTT secara umum masih terkendali dan berada dalam kategori rendah. ***

BACA JUGA:  BPS: Penurunan Jumlah Penerbangan dan Pelayaran di NTT Dipicu Efisiensi Anggaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.