Bukan Sekadar Sunat, Ini Misi Besar Pemkot Kupang Bangun Generasi Sehat

oleh -54 Dilihat
Wawali Kupang Buka Acara Khitanan Massal Lingkup Pemerintah Kota Kupang Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Wakil di Masjid Al-Mutazam Namosain pada Senin,15 Juni 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan yang inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan Khitanan Massal Lingkup Pemerintah Kota Kupang Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, di Masjid Al-Mutazam Namosain, Senin (15/6/2026).
Sebanyak 100 peserta berusia 2 hingga 22 tahun dari 20 masjid di Kota Kupang ambil bagian dalam kegiatan yang telah menjadi program rutin sejak tahun 1997 tersebut. Antusiasme peserta dari berbagai kelompok usia menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, sekaligus mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di tengah warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, para pimpinan perangkat daerah, Direktur RSUD S.K. Lerik, tenaga medis, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, serta Imam Masjid Al-Mutazam Namosain bersama pengurus.
Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan bahwa khitanan massal bukan sekadar kegiatan medis, tetapi merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.
“Bagi Pemerintah Kota Kupang, pembangunan yang paling penting adalah pembangunan manusia. Karena itu, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, khitan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memiliki nilai keagamaan serta berperan dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Menurut Serena, keberlangsungan program selama hampir tiga dekade menjadi bukti konsistensi pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan.
Di hadapan para peserta, ia juga memberikan motivasi agar menjalani proses khitan dengan penuh keberanian. Ia secara khusus mengapresiasi peserta dewasa yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Kehadiran peserta dewasa menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat. Ini perkembangan yang sangat positif,” katanya.
Serena juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pada masa libur sekolah merupakan langkah strategis agar peserta memiliki waktu pemulihan yang cukup tanpa mengganggu aktivitas belajar.
Ia memastikan seluruh proses tindakan medis dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional dan berpengalaman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap aspek keamanan maupun kualitas pelayanan.
Selain itu, Serena menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang terus mendampingi anak-anak mereka dalam menjaga kesehatan. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang selaku penyelenggara, tim medis, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk pengurus Masjid Al-Mutazam Namosain yang menyediakan tempat dan fasilitas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.