Dari Kupang Menuju Tanah Suci: Pesan Hangat dan Doa Wali Kota untuk 159 Jamaah Haji

oleh -155 Dilihat
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo Didampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Kupang, H. Marhaban Adhang Pose Bersama Calon Jemaah Haji Kota Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Suasana hangat dan penuh nuansa kekeluargaan menyelimuti Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (8/5/26), saat Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 159 calon jamaah haji asal Kota Kupang tahun 2026.

Acara pelepasan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua FKUB Kota Kupang, Ketua MUI Kota Kupang, tokoh lintas agama, pimpinan perangkat daerah, para camat dan lurah, serta keluarga jamaah. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi cerminan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan di Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan iman yang tidak datang dengan mudah. Ia menuturkan, banyak calon jamaah yang harus menunggu hingga belasan tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

“Ini bukan hanya perjalanan dari Kupang menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan hati. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Ada yang menunggu sampai 13 tahun. Karena itu syukuri kesempatan ini dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada umat Muslim Kota Kupang atas kontribusi mereka dalam pembangunan kota selama ini. Menurutnya, kemajuan Kota Kupang tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Muslim.

“Kota Kupang seperti hari ini tidak lepas dari sumbangsih pikiran, tenaga, karya, bahkan materi dari umat Muslim di Kota Kupang. Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya menyampaikan limpah terima kasih,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Kupang tahun ini mengalokasikan bantuan transportasi bagi seluruh jamaah haji sebesar Rp2 juta per orang, dengan total anggaran sekitar Rp318 juta.

Wali Kota menegaskan, bantuan tersebut tetap diprioritaskan meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.

BACA JUGA:  NTT Siap Gelar PON 2028, Gubernur Melki Pastikan Fasilitas dan Venue Sudah Disiapkan

“Tahun ini kita mengalami efisiensi hampir Rp204 miliar. Tapi saya dan Ibu Wakil memilih tidak membeli mobil dinas baru. Mobil lama masih bagus, cukup diperbaiki sedikit. Anggaran itu lebih baik digunakan untuk membantu masyarakat, termasuk jamaah haji,” jelasnya, yang disambut apresiasi hadirin.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menitipkan pesan kepada para jamaah agar menjaga kesehatan, disiplin, serta membawa nama baik Kota Kupang selama berada di Tanah Suci. Ia mengajak para jamaah untuk saling membantu dan menunjukkan karakter masyarakat Kupang yang dikenal ramah dan peduli.

“Kita tunjukkan bahwa jamaah haji asal Kupang punya wibawa, tertib, dan saling membantu. Kalau ada yang kesulitan, kita bantu. Itu ciri khas orang Kupang,” pesannya.

Dengan gaya santai yang mengundang tawa, ia juga mengingatkan jamaah agar tidak membawa barang berlebihan.
“Bawa obat-obatan penting juga. Jangan koper penuh hanya karena dendeng, abon, tomat, lombok, bahkan cobek,” ujarnya, disambut gelak tawa para jamaah.

Dalam kesempatan itu Wali Kota secara khusus meminta doa dari para calon jamaah haji untuk dirinya, Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang agar dapat memimpin dengan bijaksana.

“Saya tidak minta macam-macam. Saya hanya minta diberikan kebijaksanaan setiap hari untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” katanya.

Momentum pelepasan itu semakin menyentuh saat ia menutup sambutannya dengan kalimat reflektif yang sarat makna.
“Perjalanan haji tidak hanya tentang sampai di Tanah Suci, tetapi pulang dengan hati yang lebih suci,” ucapnya perlahan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Kupang, H. Marhaban Adhang menyampaikan bahwa seluruh jamaah haji Kota Kupang telah dinyatakan sehat dan siap diberangkatkan.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Tegaskan Proyek Jalan Jadi Prioritas Utama

Dari total 159 jamaah, terdiri dari 59 laki-laki dan 100 perempuan. Jamaah tertua berusia 84 tahun, sementara yang termuda berusia 18 tahun. Para jamaah dijadwalkan berangkat dari Kupang menuju Surabaya pada 10 Mei 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi pada 12 Mei 2026.

Marhaban juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pelayanan jamaah haji, baik secara moral maupun material.

“Kami berharap para jamaah turut mendoakan Bapak Wali Kota dan Kota Kupang agar tetap menjadi kota yang damai, toleran, dan semakin maju,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.