Dari Mimbar Gereja, Gubernur Melki Ajak Tingkatkan SDM dan Ekonomi Jemaat di NTT

oleh -172 Dilihat
Gubernur NTT Hadiri Peresmian dan Pemandirian GMIT Kharisma Penfui Kota Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak gereja untuk berperan aktif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi jemaat. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Peresmian Gedung Gereja, Pemandirian Jemaat, dan Perhadapan Pendeta GMIT Jemaat Kharisma Penfui, di Kota Kupang pada Minggu (2/8/2026) sore.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pemandirian jemaat bukan sekadar perubahan status administratif dalam tata gereja, tetapi menjadi simbol kedewasaan iman, kematangan pelayanan, serta kesiapan jemaat untuk melayani masyarakat secara mandiri.

Menurutnya, gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Selain sebagai tempat pembinaan iman, gereja juga dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Gereja tidak hanya berbicara soal iman, tetapi juga harus hadir dalam menjawab persoalan pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat,” ujar Melki.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di NTT. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) nasional, NTT masih berada di peringkat ke-36 dari 38 provinsi di Indonesia.

“Data ini menjadi catatan serius bagi kita semua. Kita harus bersama-sama meningkatkan kualitas SDM di daerah ini,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Gubernur Melki mengajak gereja mendukung implementasi Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat. Program ini mendorong keluarga untuk menyediakan waktu khusus mendampingi anak belajar, membangun budaya membaca, serta membentuk karakter generasi muda.

Di bidang ekonomi, Melki juga mengajak jemaat untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal. Hal ini sejalan dengan program One Village One Product (OVOP) dan pengembangan NTT Mart yang tengah digalakkan pemerintah provinsi.

BACA JUGA:  Ketum PSI Kaesang Pangarep Tiba di NTT, Disambut Hangat Kader PSI se-NTT

Ia mengapresiasi inisiatif Sinode GMIT melalui kehadiran GG Mart sebagai wadah pemasaran produk unggulan jemaat.

“Ini langkah baik. Potensi dari gereja-gereja bisa dikembangkan dan dipasarkan untuk meningkatkan kesejahteraan jemaat,” katanya.

Gubernur Melki turut menyampaikan apresiasi kepada Sinode GMIT atas kontribusinya dalam pembangunan di NTT melalui berbagai bidang pelayanan.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur, menyebut peresmian, pemandirian, dan perhadapan pendeta sebagai momen penuh anugerah yang patut disyukuri.

Perwakilan jemaat GMIT Kharisma Penfui, Mathen Sen, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya tiga momentum penting tersebut secara bersamaan.

Acara berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan dihadiri oleh jajaran Majelis Sinode GMIT, para pendeta, tokoh gereja, tokoh masyarakat, serta jemaat GMIT Kharisma Penfui. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.