Mahasiswi Undana Dirawat di RS Wirasakti, Wagub NTT Imbau Pendidikan Lebih Humanis

oleh -159 Dilihat
Wagub NTT Jenguk Mahasiswi Undana RS Tentara Wirasakti Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menjenguk Jessica Sofia Tunardjo, mahasiswi semester 10 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana), yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Wirasakti Kupang, Senin (3/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi NTT terhadap kondisi Jessica yang menjadi perhatian publik, menyusul dugaan adanya kendala dalam proses akademik yang berdampak pada kondisi psikologisnya.

Usai menjenguk, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa kondisi Jessica menunjukkan perkembangan yang positif. Ia menuturkan bahwa secara umum kondisi fisik maupun psikis mahasiswi tersebut terus membaik.

“Tadi saya menjenguk kondisi anak kita, Jessica. Kondisinya sudah semakin baik, semakin ceria, dan semakin sehat. Saya yakin dalam waktu dekat sudah pulih sepenuhnya. Secara fisik maupun psikis sudah ada kemajuan,” ujar Johni Asadoma.

Menanggapi peristiwa yang menjadi sorotan publik, Wagub mengajak semua pihak untuk bersikap bijak dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Ia menegaskan pentingnya melihat persoalan secara menyeluruh dari berbagai sudut pandang.

“Kita perlu bijak menyikapi kondisi ini. Saya sudah mendengar cerita dari Jessica, namun tentu kita juga perlu mengetahui versi dari pihak lainnya agar dapat melihat persoalan secara utuh,” katanya.

Lebih lanjut, Johni Asadoma menekankan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Ia mengimbau para pendidik, baik guru maupun dosen, untuk menjalankan tugas dengan empati dan ketulusan.

“Pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, etika, dan budi pekerti. Anak didik harus diperlakukan seperti anak sendiri, dengan rasa aman, nyaman, dan penuh sukacita, bukan dalam tekanan atau ketakutan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wagub NTT Sidak Pasar Oeba dan Pasar Kasih, Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang HBKN

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk. III Wira Sakti Kupang, Letkol Ckm dr. Aan Riswandi, Sp.PK., M.Kes., M.A.R.S, menjelaskan bahwa kondisi Jessica terus mengalami perbaikan sejak awal dirawat.

Ia menyebutkan bahwa saat pertama kali datang, pasien mengeluhkan vertigo yang disertai mual. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, keluhan tersebut berangsur membaik.

“Keluhan vertigo sudah jauh berkurang dan kondisi umum pasien terus membaik. Jika perkembangan tetap stabil, dalam satu hingga dua hari ke depan pasien diperkirakan sudah dapat kembali ke rumah untuk melanjutkan pemulihan,” jelasnya.

Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa selama masa perawatan, Jessica ditempatkan di ruang rawat VIP agar proses pemulihan dapat berlangsung secara optimal dan nyaman.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan perlunya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, suportif, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.