Dari Setetes Air Menjadi Lautan, Wali Kota Gaungkan Persatuan di HUT ke-140 Kota Kupang dan 30 Tahun Otonomi

oleh -153 Dilihat
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Semangat persatuan dan kebersamaan menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang yang dirangkaikan dengan 30 tahun perjalanan sebagai daerah otonom pada Sabtu (25/4/2026).

Upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, serta undangan yang tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam suasana penuh khidmat dan warna budaya, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang Kota Kupang yang telah menapaki usia 140 tahun.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan tersebut sebagai anugerah sekaligus tanggung jawab bersama.

“Sudah sepantasnya kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat-Nya kita bisa merayakan hari bersejarah ini. 140 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh cerita, tantangan, dan harapan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah harus dimaknai lebih dari sekadar kewenangan administratif, melainkan sebagai sarana untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“Memerintah itu adalah melayani. Otonomi daerah harus menjadi jalan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam pidato tersebut adalah ajakan Wali Kota untuk terus menjaga persatuan. Ia mengibaratkan kebersamaan sebagai kekuatan besar yang mampu membawa perubahan.

“Kalau kita berjalan sendiri, kita hanya setetes air. Tapi jika bersama, kita menjadi lautan,” ungkapnya, yang disambut tepuk tangan para peserta upacara.

Pada momentum perayaan ini, Pemerintah Kota Kupang juga mencatat langkah baru dengan rencana penyelenggaraan karnaval budaya untuk pertama kalinya. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat identitas budaya lokal sekaligus mendorong sektor pariwisata.

BACA JUGA:  Kaboax Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet, Gubernur NTT Tekankan Sportivitas

Selain itu, sejumlah capaian pembangunan turut dipaparkan, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,7 persen, peningkatan kualitas layanan publik, pembangunan infrastruktur jalan, serta kemajuan di bidang kebersihan dan sanitasi kota.

Prestasi membanggakan juga diraih Kota Kupang melalui penghargaan nasional di bidang Strategic Leadership yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, dan Metro TV. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator objektif seperti tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan tingkat pengangguran terbuka.

Wali Kota pun menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat.

“Ini bukan karena hebat saya, tetapi karena doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Kupang. Terima kasih atas kebersamaan kita semua,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, ia kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu dan bergandeng tangan membangun Kota Kupang menjadi kota yang inklusif, bersih, dan sejahtera.

Peringatan HUT ke-140 Kota Kupang ini pun menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati sebuah kota terletak pada persatuan warganya dari setetes air yang bersatu, menjadi lautan harapan untuk masa depan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.