DLHK Kota Kupang Apresiasi REI NTT, Penanaman Pohon Jadi Investasi Lingkungan Masa Depan

oleh -61 Dilihat
Kadis LHK Kota Kupang Matheos Maahury Bersama Ketua REI NTT Chandra Sentosa dan Jajarannya Tanam Pohon di Petuk I Kota Kupang pada Kamis, 5 November 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Matheos Maahury, mengapresiasi langkah Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggelar kegiatan simbolis penanaman pohon dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) REI NTT Tahun 2026.

Kegiatan penanaman pohon tersebut berlangsung di kawasan Jembatan Petuk 1, tepatnya di Perumahan Eza Jaya. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dunia usaha, khususnya para pengembang perumahan, terhadap kelestarian lingkungan hidup di Kota Kupang pada Kamis, 5 November 2026.

Matheos Maahury menyampaikan penghargaan kepada DPD REI NTT karena telah menjadikan penghijauan sebagai bagian dari agenda RAKERDA. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan perumahan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Ia menegaskan, pembangunan perumahan dan permukiman memang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat serta bagian penting dari pertumbuhan Kota Kupang. Namun, pembangunan harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga kelestarian alam.

“Kota Kupang berada di wilayah dengan iklim kering dan curah hujan yang terbatas. Karena itu, keberadaan pohon sangat penting untuk menyerap air, menjaga kualitas udara, menurunkan suhu lingkungan, mencegah erosi, serta menciptakan permukiman yang teduh, sehat, dan nyaman bagi warga,” ungkapnya.

Menurut Matheos, Pemerintah Kota Kupang melalui DLHK terus berupaya mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Namun, upaya tersebut tidak mungkin berhasil apabila hanya mengandalkan pemerintah.

Dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai komunitas untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Karena itu, dia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Kupang dan REI NTT terus diperkuat, terutama dalam mendorong pembangunan kawasan perumahan yang memperhatikan aspek lingkungan.

BACA JUGA:  Kota Kupang Disiapkan Jadi Contoh Sukses Program Makan Bergizi Gratis di NTT

Matheos juga mengingatkan agar kegiatan penanaman pohon tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Pohon yang ditanam harus dirawat dan dijaga hingga tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Dirinya mendorong para pengembang perumahan untuk menyediakan dan memelihara ruang terbuka hijau serta memperkuat penghijauan di setiap kawasan perumahan yang dibangun.

Selain itu, masyarakat, khususnya warga di sekitar Perumahan Eza Jaya, diajak berperan aktif menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam serta menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan di sekitar jembatan dan aliran air.

“Menanam pohon adalah investasi jangka panjang. Mungkin kita tidak langsung melihat hasilnya hari ini, tetapi manfaatnya akan dirasakan oleh anak cucu kita. Mari kita wariskan lingkungan yang hijau, sejuk, dan lestari bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Matheos juga menyampaikan selamat atas pelaksanaan RAKERDA REI NTT Tahun 2026. Ia berharap forum tersebut menghasilkan keputusan strategis yang bermanfaat bagi pembangunan sektor perumahan dan permukiman di NTT, sekaligus mendukung kemajuan Kota Kupang.

Mantan Kabag Umum Kota Kupang ini mengingatkan sebuah pepatah bijak yang patut menjadi refleksi bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab generasi saat ini, melainkan kewajiban moral untuk memastikan generasi mendatang tetap menikmati bumi yang sehat, hijau, dan lestari. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.