Gubernur Melki Bongkar Akar Masalah PT Flobamor, Benahi Internal Sebelum Kejar Ekspansi Besar

oleh -262 Dilihat
Gubernur NTT Pimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Flobamor pada Selasa, 4 Agustus 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memberi sinyal tegas terhadap arah pembenahan PT Flobamor (Perseroda). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Flobamor, Selasa (4/8/2026), Gubernur Melki menegaskan perusahaan daerah tersebut tidak boleh terburu-buru melakukan ekspansi sebelum persoalan internal diselesaikan.

Sebagai Pemegang Saham Pengendali PT Flobamor, Gubernur Melki meminta jajaran manajemen fokus merapikan berbagai persoalan mendasar perusahaan, memperkuat tata kelola, serta mengoptimalkan aset yang sudah dimiliki.

“Yang pertama, rapikan problem utama PT Flobamor. Yang kedua, optimalkan aset-aset PT Flobamor yang ada saat ini dulu. Yang ketiga, baru ekspansi,” tegas Gubernur Melki.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan bahwa pengembangan bisnis PT Flobamor harus dibangun di atas fondasi perusahaan yang sehat, bukan sekadar mengejar perluasan usaha tanpa perhitungan matang.

Menurut Gubernur Melki, setiap penyertaan modal pemerintah daerah harus mampu memberikan dampak nyata. Investasi yang dikucurkan melalui APBD harus dikelola secara profesional agar menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat dan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT.

“Jangan sampai aset yang ada belum maksimal dimanfaatkan, tetapi sudah berbicara ekspansi ke berbagai sektor,” menjadi semangat utama dalam arahannya kepada jajaran PT Flobamor.

Dalam RUPS tersebut, para pemegang saham membahas sejumlah agenda penting, termasuk pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Buku 2026, proyeksi bisnis 2027 dan seterusnya, kebijakan remunerasi, serta penguatan tata kelola anak perusahaan.

Direktur Utama PT Flobamor, Dominggus Elcid Li, menyampaikan komitmen manajemen untuk memastikan setiap penyertaan modal Pemerintah Provinsi NTT dikelola secara bertanggung jawab dan produktif.

Melalui RKAP 2026, PT Flobamor akan memfokuskan pengembangan pada sejumlah sektor strategis, seperti penguatan bisnis perkapalan, optimalisasi Hotel Sasando, perluasan jaringan NTT Mart untuk ASN, petani, dan nelayan, serta penguatan Food Laboratory guna membantu sertifikasi dan peningkatan daya saing produk UMKM NTT.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Minta ASN Siaga Bencana dan Sukseskan Pameran Pembangunan HUT ke-67

Sementara proyeksi usaha mulai 2027 diarahkan pada sektor bernilai tambah, antara lain pengolahan limbah, pengoperasian penuh Food Laboratory, pembangunan rumah potong unggas, pengembangan pabrik pakan ternak, hingga industri kecil berbasis hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Melalui RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui RKAP PT Flobamor Tahun Buku 2026 sebagai pedoman kerja perusahaan. Kebijakan remunerasi bagi komisaris, direksi, dan karyawan juga disesuaikan dengan prinsip kepatutan, kemampuan perusahaan, serta kondisi ekonomi.

Gubernur Melki menegaskan, PT Flobamor harus mampu membuktikan diri sebagai badan usaha milik daerah yang sehat, profesional, dan benar-benar hadir untuk menggerakkan ekonomi NTT.

Pembenahan internal, optimalisasi aset, dan penguatan bisnis menjadi pekerjaan utama sebelum perusahaan melangkah lebih jauh dalam ekspansi usaha. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.