Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi mendaftarkan diri sebagai anggota KSP Kopdit Obor Mas saat melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat koperasi tersebut di Jalan Kesehatan, Kelurahan Beru, Maumere pada Kamis (12/02/26).
Momentum ini menjadi simbol dukungan nyata Pemerintah Provinsi NTT terhadap penguatan lembaga keuangan berbasis koperasi di daerah.
Kedatangan Gubernur Melki beserta rombongan disambut langsung oleh General Manager Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, bersama jajaran pengurus, pengawas, dan manajemen. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan tersebut.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Gubernur Melki menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam memastikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tepat sasaran dan benar-benar memberdayakan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa arahan tersebut sejalan dengan mandat Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, agar kepala daerah dan DPRD turut aktif mengawal distribusi KUR.
“Kami diminta untuk bisa bersama dengan penerima KUR, memastikan uang KUR memberdayakan masyarakat sebagai komunitas,” ujar Melki.
Gubernur Melki memberikan apresiasi tinggi kepada KSP Kopdit Obor Mas yang dinilai berhasil menjaga kualitas kredit secara konsisten. Ia menyoroti capaian luar biasa koperasi tersebut dalam menyalurkan KUR dengan angka kredit macet nol persen (0%).
“Obor Mas mungkin satu-satunya di luar perbankan yang mendapat hak penyaluran KUR di NTT. Tadi kami sudah berdiskusi banyak, dan KUR yang disalurkan kredit macetnya nol. Kami akan meminta semua penerima KUR untuk menggunakan pola yang dipakai oleh Obor Mas,” tegasnya.
Menurut Melki, pola pendampingan dan pengajuan berbasis kelompok yang diterapkan Obor Mas dapat menjadi model bagi kabupaten/kota lain di NTT.
Ia mendorong adanya kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Sikka, dan DPRD untuk mereplikasi skema tersebut agar penyaluran KUR lebih terstruktur, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, General Manager Leonardus Frediyanto Moat Lering memaparkan capaian kinerja koperasi hingga 2025. Kopdit Obor Mas saat ini memiliki 165.412 anggota yang tersebar di 13 kabupaten/kota se-NTT, dengan 478 karyawan. Jumlah peminjam KUR tercatat sebanyak 14.697 orang, dengan total volume pinjaman mencapai Rp108,5 miliar.
Secara keseluruhan, aset Kopdit Obor Mas telah mencapai Rp1,5 triliun. Mayoritas anggotanya merupakan petani, nelayan, dan peternak, dengan jumlah mencapai 64.852 orang.
Dengan resmi bergabungnya Gubernur Melki sebagai anggota, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan koperasi semakin kuat dalam membangun ekonomi kerakyatan di NTT, sekaligus memastikan KUR benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan, bukan sekadar pembiayaan. ***






