Gubernur NTT Tekankan Optimalisasi BPJS, Program MBG dan Penguatan Ekonomi Lokal di Sumba Barat Daya

oleh -5047 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Bupati Sumba Barat Daya di Acara Tatap Muka dengan Stakeholder di SBD. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Tambolaka-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumba Barat Daya dengan menggelar tatap muka bersama para stakeholder di Aula Kantor Bupati SBD pada Senin (15/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya optimalisasi berbagai program strategis pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur Melki menegaskan agar layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dimanfaatkan secara maksimal sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mendorong pemanfaatan layanan inovatif seperti telemedicine untuk menjangkau masyarakat pelosok.

Selain sektor kesehatan, Gubernur menyoroti penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta percepatan pembangunan Dapur SPPG yang dinilainya mampu menjawab persoalan mendasar, mulai dari pemenuhan gizi anak, pencegahan stunting, pembukaan lapangan kerja, hingga perputaran ekonomi di desa.

“Saya juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan layanan gratis dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Di sektor perumahan, Gubernur Melki menegaskan komitmennya mempercepat pelaksanaan program Rumah Layak Huni dengan skema Rp20 juta per unit rumah melalui pola gotong royong antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Dana Desa. “Percepatan penurunan kemiskinan harus dimulai dari rumah, sebab sebagian besar indikator kemiskinan terlihat dari kondisi hunian masyarakat,” jelasnya.

Dalam aspek ekonomi, ia mengajak seluruh stakeholder memperkuat potensi lokal melalui pengembangan One Village One Product (OVOP) yang kini ditingkatkan menjadi One Community One Product bahkan One School One Product. Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov NTT juga berencana membangun NTT Mart di Kabupaten Sumba Barat Daya untuk memasarkan produk unggulan lokal serta produk dari kabupaten lain di NTT.

BACA JUGA:  Ben Mboi Memorial Cup 2025 Ditutup, Gubernur Melki Dorong Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyambut hangat kedatangan Gubernur sekaligus menegaskan dukungan Pemkab terhadap berbagai program strategis Pemerintah Provinsi. Ia mengapresiasi manfaat nyata program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk perlindungan pekerja dan pemberian beasiswa bagi ahli waris.

“Selain produk saus tomat, kami berencana mengembangkan 30 jenis produk olahan jambu mete. Kami juga menyambut positif Tour de EnTeTe sebagai ajang olahraga sekaligus promosi pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan bahwa inovasi seperti BPJS Keliling dan Telemedicine terus digencarkan untuk memperluas jangkauan layanan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, Wawan Burhanuddin, menegaskan komitmen untuk melindungi pekerja sektor formal maupun informal agar tidak ada masyarakat yang luput dari perlindungan sosial.

Acara ini turut dirangkaikan dengan penyerahan Kartu JKN-KIS bagi masyarakat kurang mampu dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sebagai wujud nyata komitmen perlindungan sosial.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pj. Sekda Kabupaten Sumba Barat Daya, jajaran pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, camat, lurah, kepala desa, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Sumba Barat Daya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.