Kasus Dugaan Aniaya Siswa, Kepala SMPN 11 Bakal Dicopot, Wali Kota Kupang: Silakan Tempuh Jalur Hukum

oleh -1606 Dilihat
Wali Kota Kupang Bersama Orangtua Siswa SMPN 11 Kota Kupang di Aula Rujab Wali Kota Kupang. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Puluhan orang tua murid SMP Negeri 11 Kota Kupang bersama anak-anak mereka mendatangi Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo pada Sabtu (30/8/2025). Mereka melaporkan langsung dugaan kekerasan yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 11 terhadap para siswa.

Wali Kota Christian menyebut laporan orang tua murid sangat mengejutkan, karena hampir sebagian besar siswa SMPN 11 mengaku menjadi korban kekerasan, baik fisik maupun verbal. “Ada anak yang dipukul dikendok, ditendang, dimaki. Bahkan ada guru yang dipukul di depan kelas disaksikan siswanya,” ungkapnya dengan nada marah.

Christian menegaskan tidak akan mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun. Ia memastikan kasus yang sudah dilaporkan ke polisi sejak 19 Agustus 2025 akan dikawal hingga tuntas. “Kita akan tindak disiplin sebagai ASN dan tindak proses hukum, dua-duanya akan berjalan,” tegasnya.

Wali Kota juga menyatakan dirinya siap menghadapi pihak-pihak yang mencoba melindungi kepala sekolah. “Kalau ada oknum yang mau menuntut, silakan. Jangankan hukum, nyawa sekalipun saya pertaruhkan. Untuk apa saya dikasih jabatan kalau tidak bisa bela warga saya,” ujarnya.

Christian menegaskan akan mencopot Kepala SMPN 11 Kota Kupang dan memberi sanksi tegas sesuai aturan. Ia juga memperingatkan guru-guru agar tidak membela pihak yang salah. “Kalau ada yang membela kepsek, saya catat namanya. Jangan takut jabatan hilang, justru kalian harus berani bersuara,” pungkasnya. ***

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang: RTRW 2025-2045 Arah Baru Pembangunan Kota yang Inklusif dan Tangguh Iklim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.