Kelurahan Nefonaek Berbenah di Masa Transisi, Target Pertahankan Juara Kebersihan 2025

oleh -264 Dilihat
Pelaksana Harian sekaligus Sekretaris Lurah Nefonaek, Irwan M. Tulimau. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, terus berbenah di masa transisi kepemimpinan dengan menargetkan tetap mempertahankan predikat juara satu kebersihan tingkat kelurahan se-Kota Kupang yang diraih pada tahun 2025.

Pelaksana Harian sekaligus Sekretaris Lurah Nefonaek, Irwan M. Tulimau, mengatakan saat ini pihaknya fokus melakukan penguatan kelembagaan serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami di Kelurahan Nefonaek saat ini berada dalam masa transisi. Ada beberapa upaya yang kami lakukan untuk mempertahankan predikat juara satu kebersihan yang sudah kami raih,” ujar Irwan kepada media ini diruang kerjanya pada Rabu, 17 Juni 2026.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah memperkuat kerja sama dengan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) serta Bank Sampah Unit Asmara Loka yang selama ini menjadi motor pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Selain itu, Kelurahan Nefonaek juga mendapat mandat dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang untuk mengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kecamatan Kota Lama. Pengelolaan ini akan dilakukan secara kolaboratif bersama masyarakat lintas wilayah.

“Kami sudah melakukan rapat bersama pengurus bank sampah dan warga untuk memperkuat kelembagaan. Ke depan, pengelolaan TPS 3R ini akan dilakukan secara bersama agar lebih efektif,” jelasnya.

Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, pihak kelurahan juga menggagas kegiatan rutin berupa kerja bakti yang diawali dengan senam pagi. Kegiatan ini akan dilaksanakan dua kali dalam sebulan, yakni pada minggu kedua dan keempat, dengan melibatkan seluruh warga di 25 RT dan 7 RW.

“Setelah senam pagi, kita lanjutkan dengan aksi pungut sampah, kemudian warga kembali ke wilayah masing-masing untuk kerja bakti. Ini akan dilakukan secara bergilir agar semua wilayah terlibat,” tambah Irwan.

BACA JUGA:  Muhammad Ramli dan Yayasan Luna Foundation jadi Sponsor Culture Fest TDM Kupang

Tidak hanya itu, pihak kelurahan juga terus melakukan pembenahan internal, termasuk peningkatan kualitas pelayanan di kantor kelurahan serta pengembangan program ketahanan pangan melalui pondok pangan yang saat ini sedang dalam tahap penyemaian.

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan, baik melalui RT, sekolah, maupun rumah ibadah, guna membangun kesadaran dalam pengelolaan sampah dari rumah tangga.

“Kami terus menghimbau masyarakat untuk disiplin dalam memilah dan membuang sampah sesuai jadwal. Jika ini konsisten dilakukan, maka volume sampah ke TPA bisa berkurang,” ujarnya.

Kelurahan Nefonaek juga mendapat dukungan sarana berupa kendaraan roda tiga untuk pengangkutan sampah, yang ke depan akan dikelola bersama dengan bank sampah agar penggunaannya lebih efektif.

Sementara itu, Camat Kota Lama, Mohamad Adriyanto Abdul Jalil, mendorong Kelurahan Nefonaek untuk tetap fokus mempertahankan prestasi yang telah diraih.

“Kita minta mereka untuk tetap fokus dan mempertahankan predikat yang sudah diperoleh pada tahun 2025. Kami dari pihak kecamatan tentu akan terus mendukung kelurahan yang sudah menunjukkan hasil maksimal,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan, Kelurahan Nefonaek optimistis mampu mempertahankan predikat juara kebersihan sekaligus menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Kupang. (Penulis/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.