Kepsek SMAN 3 Kupang Jelaskan Kerja Sama dengan Polda NTT: Tidak Ganggu Aktivitas Belajar Siswa

oleh -956 Dilihat
Kepsek SMAN 3 Kupang, Ishak D.E. Balbesi. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Kepala SMA Negeri 3 Kupang, Ishak D.E. Balbesi, meluruskan informasi terkait penggunaan laboratorium komputer sekolah oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT). Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut telah berlangsung jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala sekolah.

Ishak menjelaskan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) antara SMAN 3 Kupang dan Polda NTT sudah ditandatangani sejak sebelum ia resmi menjadi kepala sekolah pada Januari 2022. Setelah menjabat, ia hanya melanjutkan kerja sama yang sudah berjalan baik tersebut.

Menurutnya, pemanfaatan laboratorium komputer SMAN 3 Kupang dilakukan untuk mendukung pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) bagi calon siswa (casis) anggota baru maupun tes kenaikan pangkat anggota Polri. Sekolah menyediakan 76 unit komputer yang siap digunakan sesuai jadwal yang disepakati bersama.

“Waktu pelaksanaannya selalu kami sesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Kalau di waktu yang sama kami juga membutuhkan lab, maka kita kondisikan kembali. Yang pasti, penggunaan lab oleh Polda tidak pernah mengganggu proses belajar mengajar,” tegas Ishak kepada wartawan di ruang kerjanya pada Kamis, 27 November 2025.

Ia menambahkan, setiap kali laboratorium digunakan untuk kegiatan Polda, pihak sekolah memastikan tidak ada gangguan terhadap aktivitas pembelajaran siswa. Tidak ada kegiatan belajar yang diliburkan, dan proses belajar mengajar tetap berjalan normal di seluruh kelas.

Ishak juga menyebutkan bahwa SMAN 3 Kupang bukan satu-satunya sekolah yang bekerja sama dengan Polda NTT. Selain SMAN 3, Polda juga memanfaatkan fasilitas lab komputer di SMKN 1 Kupang dan SMKN 3 Kupang.

“Jadi bukan hanya di SMA 3. Setahu saya, Polda juga menggunakan sekolah lain yang punya fasilitas lab komputer memadai,” jelasnya.

Untuk diketahui, SMAN 3 Kupang memiliki 1.296 siswa yang terbagi dalam 36 kelas, masing-masing 12 kelas untuk tingkat X, XI, dan XII. Dengan jumlah siswa yang besar, pihak sekolah menegaskan bahwa setiap keputusan terkait penggunaan fasilitas selalu mempertimbangkan kenyamanan dan kelancaran kegiatan belajar mengajar.

Ishak menutup penjelasannya dengan memastikan bahwa kerja sama dengan Polda NTT berjalan baik, aman, dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap siswa maupun aktivitas pendidikan di SMAN 3 Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.