Koperasi Merah Putih Praibakul sebagai Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat

oleh -1001 Dilihat
Wagub NTT Pose Bersama Pengurus Koperasi Merah Putih Praibakul Sumba Barat. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Waikabubak-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Praibakul, yang terletak di Desa Praibakul, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, pada Selasa (4/11/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di pedesaan.

Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga, Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan Petrus Seran Tahuk, serta para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Koperasi sebagai Pilar Kemandirian Desa

Dalam arahannya, Wagub Johni menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat yang telah mencapai 100 persen pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayahnya, termasuk di Desa Praibakul. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi adalah perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. Saya berterima kasih kepada Pemerintah Desa Praibakul dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat atas inisiatif dan kerja keras dalam membentuk Koperasi Merah Putih. Ini langkah penting menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Johni Asadoma.

Koperasi Desa Merah Putih Praibakul sendiri berdiri sejak Maret 2025 dan kini memiliki 152 anggota aktif. Meskipun baru berjalan beberapa bulan, koperasi ini sudah memulai kegiatan ekonomi melalui unit usaha gerai sembako yang menyediakan kebutuhan pokok bagi warga sekitar. Saat ini, kegiatan koperasi masih memanfaatkan rumah warga yang tidak ditempati sebagai tempat operasional sementara.

Dorongan untuk Inovasi dan Kemandirian Usaha

Dalam kunjungan tersebut, Johni Asadoma juga mendorong agar pengurus dan anggota koperasi terus berinovasi dalam mengembangkan usaha, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Ketua koperasi harus berani berinovasi, membuka cabang baru, membeli hasil pertanian, kerajinan tangan, dan produk masyarakat untuk dijual kembali dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Dengan begitu, koperasi bisa menjadi perpanjangan tangan dalam mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Wagub Johni menekankan bahwa koperasi harus menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonomi melalui gotong royong, kemandirian, dan pengelolaan sumber daya lokal. Ia juga menambahkan, pengelolaan koperasi perlu dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas, agar lembaga ini bisa tumbuh sehat dan dipercaya anggotanya.

BACA JUGA:  Gubernur dan Wagub NTT Dukung Misi Dagang Jatim-NTT: Sinergi Perkuat Rantai Ekonomi Timur-Barat Indonesia

Dukungan Pemerintah untuk Penguatan Koperasi

Selain mendorong inovasi, Wagub Johni juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada koperasi yang dikelola secara profesional. Ia menyebut, ke depan koperasi dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membuka akses pasar bagi produk pertanian dan peternakan masyarakat.

“Koperasi harus bisa menjadi mitra pemerintah dalam menghubungkan hasil pertanian dan peternakan masyarakat dengan pasar yang lebih luas. Koperasi juga bisa bekerja sama dengan program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dijalankan oleh Pemprov NTT,” jelas Johni.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan koperasi seperti Merah Putih Praibakul dapat menjadi contoh nyata bagaimana semangat kebersamaan dan pengelolaan yang baik mampu menggerakkan ekonomi desa secara mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.

Harapan untuk Koperasi yang Maju dan Berdaya Saing

Menutup arahannya, Johni Asadoma menyampaikan harapan agar Koperasi Merah Putih Praibakul dapat terus berkembang dan menjadi model koperasi tangguh di Kabupaten Sumba Barat.

“Saya berharap pada kunjungan berikutnya, Koperasi Merah Putih ini sudah tumbuh lebih maju, memiliki berbagai unit usaha baru, dan benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Praibakul dan sekitarnya,” ujarnya.

Kunjungan kerja tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Bagi warga Desa Praibakul, koperasi bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat baru untuk membangun desa dari potensi lokal yang mereka miliki.

Melalui keberadaan Koperasi Merah Putih, Pemerintah Provinsi NTT berharap semangat kemandirian ekonomi dapat terus menyebar ke seluruh desa di NTT, menjadikan koperasi sebagai fondasi kuat dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing tinggi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.