Mayana Sandra, Putri Tari NTT 2024: Menari dengan Hati, Menginspirasi Negeri

oleh -232 Dilihat
Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli Pose Bersama Putri Tari 2024 Mayana Sandra. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Di tengah geliat seni budaya Nusa Tenggara Timur, nama Mayana Sandra tampil sebagai sosok muda yang penuh semangat dan prestasi. Gadis kelahiran Kupang, 13 Februari 2007 ini bukan hanya sekadar penari, tetapi juga representasi generasi muda yang mencintai dan menjaga warisan budaya daerahnya.

Tinggal di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Mayana tumbuh dengan kecintaan terhadap seni tari sejak usia dini. Ketekunannya dalam berlatih dan keberaniannya tampil di berbagai panggung membawanya meraih gelar bergengsi sebagai Winner Putri Tari NTT 2024, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan langkahnya di dunia seni.
Perjalanan Mayana tidak instan.

Ia menempuh pendidikan di SDN Bertingkat Naikoten, kemudian melanjutkan ke SMP Kristen Mercusuar, hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Kota Kupang. Saat ini, ia tengah melanjutkan studinya di Universitas Nusa Cendana. Di setiap fase kehidupan pendidikannya, Mayana selalu aktif mengembangkan bakatnya di bidang seni tari.

Berbagai prestasi telah ia torehkan. Selain menjadi Putri Tari NTT 2024, Mayana juga meraih gelar Putri Tari Indonesia Wastra 2024 serta Putri Tari Remaja Intelegensia 2022. Ia juga pernah meraih Juara 2 lomba tari kreasi tingkat SMA/MA se-Kota Kupang dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2023. Tidak hanya itu, ia juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti anggota dance DBL SMAN 1 Kupang yang berhasil meraih juara 3 Honda DBL 2021, serta tergabung dalam Flava Lil Force yang meraih juara 3 dalam pentas seni.

Menariknya, Mayana tidak hanya fokus pada prestasi pribadi. Ia juga menunjukkan kepedulian terhadap generasi muda dengan menjadi pelatih dalam lomba tari tradisi dan kreasi di SMAN 1 Kupang. Baginya, berbagi ilmu adalah bagian dari tanggung jawab untuk menjaga kelestarian budaya.

BACA JUGA:  Posyandu Kini Jadi Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan, Kota Kupang Masih Kekurangan Fasilitas

Bagi Mayana, tari bukan sekadar gerakan tubuh, melainkan bahasa jiwa. Setiap langkah yang ia tampilkan di atas panggung adalah bentuk cinta terhadap budaya NTT. Ia percaya bahwa melalui seni tari, identitas daerah dapat terus hidup dan dikenal lebih luas.

Dengan usia yang masih muda, Mayana Sandra telah membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan kecintaan terhadap budaya dapat membawa seseorang meraih prestasi tinggi.

Ke depan, ia berharap dapat terus mengembangkan diri dan membawa nama Nusa Tenggara Timur ke panggung yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Mayana Sandra bukan hanya penari, tetapi juga inspirasi bahwa dari sudut kota Kupang, lahir talenta besar yang siap menari untuk negeri.

DPRD Komit Dukung Generasi Muda di Bidang Seni dan Budaya

Sementara itu Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, menegaskan komitmennya untuk mendukung generasi muda yang berkecimpung di bidang seni dan budaya. Hal ini disampaikannya sebagai bagian dari perhatian DPRD terhadap pengembangan potensi anak muda di daerah.

Menurut Ramli, sektor seni dan budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi sekaligus menjaga identitas daerah. Karena itu, ia memastikan bahwa pihaknya akan memberi perhatian khusus terhadap para pelaku seni, khususnya generasi muda.

“Sebagai anggota DPRD Kota Kupang di komisi yang membidangi pendidikan dan kebudayaan, kami akan memperhatikan generasi yang bercimpung di seni dan budaya,” ujar Ramli.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk perhatian, tetapi juga dorongan agar generasi muda terus mengasah kemampuan yang dimiliki.

“Kita akan mendorong mereka untuk terus mengasah keterampilan yang mereka miliki, khususnya di bidang seni dan budaya,” tambahnya.

BACA JUGA:  Musik Gereja Jadi Bahasa Jiwa, Wawali Kupang Dukung Karya Mahasiswa IAKN

Ramli berharap, dengan adanya dukungan dari pemerintah dan DPRD, generasi muda di Kota Kupang dapat semakin berkembang dan mampu membawa seni budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas seni dalam menciptakan ruang yang lebih besar bagi anak muda untuk berkreasi dan berprestasi. Dengan demikian, seni dan budaya lokal tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menjadi kebanggaan daerah di kancah nasional bahkan internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.