NTT Mart Hadir di Sumba Timur, Wadah Baru Penguatan IKM dan UMKM Lokal

oleh -404 Dilihat
Wagub NTT Didampingi Wabup Sumba Timur Luncurkan NTT Mart. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Waingapu-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal melalui penguatan ekosistem pemasaran produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur yang berlangsung di NTT Mart, Jalan Ahmad Yani, Waingapu, Kamis (22/1/2026).

Peluncuran NTT Mart dilakukan secara resmi oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani. Kehadiran NTT Mart diharapkan menjadi wadah baru bagi pelaku IKM dan UMKM lokal dalam memasarkan produk secara lebih luas dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur Umbu Ngadu Damu, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, mantan Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumba Timur Diana Novita, Kepala Bidang Pengembangan dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Herlyn Silvy Manafe, serta para pelaku IKM dan UMKM.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur. Menurutnya, kehadiran NTT Mart mencerminkan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam membangun perekonomian NTT.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa sejalan dengan Asta Cita Nasional, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Hilirisasi menjadi strategi penting untuk menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut, kata dia, sejalan dengan Gerakan Ayo Beli Produk NTT yang diwujudkan melalui berbagai program penguatan IKM dan UMKM.

BACA JUGA:  Dari Lahan Tandus Jadi Produktif, Wagub NTT Apresiasi Kebun Lapas Kupang

“NTT Mart bukan sekadar toko modern, tetapi platform pemasaran produk lokal yang menghubungkan UMKM, petani, nelayan, dan pengrajin NTT dengan pasar nasional hingga internasional,” tegas Wakil Gubernur Johni.

Ia menyebutkan bahwa Pulau Sumba memiliki kekayaan alam dan budaya yang autentik, mulai dari tenun ikat, produk pertanian dan perkebunan, hingga berbagai kerajinan lokal yang memiliki peluang besar untuk dipasarkan lebih luas.

Melalui NTT Mart, seluruh potensi tersebut dihadirkan dalam satu ruang promosi dan pemasaran yang dikelola secara profesional.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan atas kehadiran NTT Mart sebagai gerai modern pertama di Kabupaten Sumba Timur yang secara khusus memberikan ruang bagi pelaku IKM dan UMKM lokal.

“NTT Mart hadir sebagai wadah dan ruang perjuangan bagi pelaku IKM dan UMKM yang selama ini menopang ekonomi keluarga. Ini menjadi solusi nyata untuk penguatan ekonomi rakyat di Sumba Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pelayanan dasar, tetapi juga harus menyentuh penguatan ekonomi masyarakat, sekaligus menghapus stigma negatif terhadap NTT dan Pulau Sumba melalui produk-produk berkualitas dan berdaya saing.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Herlyn Silvy Manafe, menjelaskan bahwa kehadiran NTT Mart merupakan wujud transformasi ekosistem perdagangan daerah menuju sistem pemasaran yang lebih modern, efisien, dan kompetitif.

“Hal ini sejalan dengan Dasa Cita Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, khususnya Dasa Cita 1: Dari Ladang dan Laut ke Pasar yang Efisien, Modern, dan Aman Mendukung Hilirisasi, serta implementasi Gerakan Beli Produk NTT,” katanya.

BACA JUGA:  Kejar PAD Rp2,8 Triliun, Anggota Fraksi PKB Dorong Sekda NTT Figur Muda Berpengalaman Kelas Nasional

NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur dikelola dengan konsep etalase penjualan modern yang tidak hanya menampilkan produk IKM dan UMKM, tetapi juga berfungsi sebagai platform pemasaran daerah, ruang pembelajaran bisnis, serta pintu masuk ke pasar digital. Produk yang dipasarkan meliputi pangan olahan kemasan, kriya berbasis kearifan lokal, dan fashion etnik modern.

Pada momentum peluncuran, dilakukan pembelian dan penjualan perdana produk unggulan Kabupaten Sumba Timur, seperti kopi Arabika dan Robusta, minuman herbal jahe, aneka olahan pangan berbasis umbi-umbian dan pisang, kain tenun ikat, serta kerajinan bambu.

Setelah peluncuran, Wakil Gubernur NTT bersama Wakil Bupati Sumba Timur meninjau langsung area penjualan serta fasilitas pendukung Gedung NTT Mart, yang dilengkapi ruang kuliner dan pengemasan, kafe, studio media dan podcast, ruang tenun dan menjahit, ruang digital, serta ruang pelatihan bagi pelaku IKM dan UMKM.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kehadiran NTT Mart di Kabupaten Sumba Timur dapat menjadi ikon etalase modern daerah sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
“Berbelanja di NTT Mart berarti ikut membangun NTT,” pungkas Wakil Gubernur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.