Pelayanan Makin BESTI, MPP Kota Kupang Raih Predikat Baik dari KemenPANRB

oleh -1276 Dilihat
Kepala DPMPTSP Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Kinerja Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang yang dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang terus menunjukkan tren positif. Pada Tahun 2025, MPP Kota Kupang berhasil meraih predikat Baik dalam Evaluasi Penyelenggaraan MPP yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia.

Capaian tersebut menjadi peningkatan signifikan dibandingkan Tahun 2024, di mana MPP Kota Kupang masih berada pada kategori Cukup. Evaluasi ini dilakukan terhadap 106 Mal Pelayanan Publik di seluruh Indonesia, sehingga capaian tersebut menunjukkan perbaikan kinerja yang kompetitif di tingkat nasional.

Peningkatan kinerja MPP Kota Kupang juga tercermin dari bertambahnya jumlah instansi dan jenis layanan. Sepanjang Tahun 2025, tercatat 23 instansi bergabung dalam MPP dengan total 133 jenis layanan, meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang hanya melibatkan 15 instansi dengan 98 layanan.

Dari sisi kepuasan masyarakat, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan III Tahun 2025 menunjukkan nilai 90 dengan mutu pelayanan A dan kinerja Sangat Baik. Angka ini meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang mencatat nilai 86 dengan mutu pelayanan B dan kinerja Baik. Sementara itu, SKM Triwulan IV masih dalam proses perhitungan.

Keberadaan MPP Kota Kupang juga berdampak positif terhadap peningkatan penerimaan daerah, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Melalui pelayanan SAMSAT Kota Kupang, penerimaan PKB pada Tahun 2025 mencapai Rp 5,72 miliar, meningkat sekitar Rp 3,73 miliar dibandingkan Tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 1,98 miliar.

Rincian penerimaan tersebut berasal dari pelayanan di Gedung MPP sebesar Rp 3,51 miliar, layanan Car Free Day di Jalan El Tari Kota Kupang sebesar Rp 2,06 miliar, serta pelayanan di arena Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK) Taman Nostalgia Kota Kupang sebesar Rp 124 juta.

BACA JUGA:  Lantik 170 Pejabat, Wali Kota Kupang Tegaskan Jabatan Akan Dievaluasi Berkala

Lonjakan signifikan juga terjadi pada jumlah pengguna layanan. Sepanjang Tahun 2025, MPP Kota Kupang melayani 87.614 pengguna, meningkat drastis dibandingkan Tahun 2024 yang hanya mencapai 24.570 pengguna. Mayoritas masyarakat memanfaatkan layanan di Gedung MPP sebanyak 81.145 orang, disusul layanan Car Free Day 5.740 orang dan layanan SABOAK 729 orang.

Kepala DPMPTSP Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta menyebut peningkatan tersebut sebagai hasil nyata dari proses pembenahan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pria yang akrab disapa Andre itu menjelaskan bahwa langkah awal pembenahan dimulai dengan observasi selama satu bulan sejak dirinya menjabat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melakukan rebranding slogan pelayanan MPP dari “cepat” menjadi “BESTI: Beres dan Pasti.” Filosofi ini dimaksudkan agar pelayanan publik di MPP mudah dipahami, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.

“Masyarakat itu besti-nya pelayanan, dan MPP itu besti-nya masyarakat. Kalau besti datang ke MPP, beres dan pasti. Ini filosofi sederhana, mudah diucapkan, dan kekinian,” ujar Andre.

Konsep BESTI kemudian diturunkan menjadi dua model layanan, yakni layanan terintegrasi dan ekosistem layanan, di mana seluruh pelayanan yang saling berkaitan digabung dalam satu lokasi. Berbagai urusan kini dapat diselesaikan dalam satu pintu, mulai dari pelayanan PBB yang terhubung dengan Bank NTT, perizinan perusahaan, BPJS, data kependudukan, pajak kendaraan bermotor, izin obat dan makanan, hingga berbagai layanan lainnya.

“Masyarakat cukup datang ke MPP Kota Kupang. Saat pulang, semua pasti beres,” tegasnya.

Ke depan, MPP Kota Kupang juga berencana menambah sejumlah layanan baru, salah satunya layanan kenotariatan. Jika terealisasi, masyarakat dapat mengurus akta perusahaan, NIB, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, NPWP, pembukaan rekening bank, hingga berbagai dokumen usaha lainnya dalam satu tempat.

BACA JUGA:  Pemerintah Kota Kupang Dukung Pengembangan UMKM dan Literasi Investasi Emas

Selain itu, DPMPTSP Kota Kupang juga menetapkan sejumlah quick wins yang menjadi pengungkit utama peningkatan kunjungan, antara lain peningkatan fasilitas layanan, diseminasi informasi melalui media massa dan media sosial, serta penerapan pelayanan dua kaki, yakni turun langsung ke masyarakat untuk memperkenalkan MPP Kota Kupang.
Pelayanan dua kaki tersebut telah dilakukan secara rutin selama satu tahun terakhir dan terbukti efektif menjangkau warga yang sebelumnya belum mengetahui keberadaan MPP.

Andre menegaskan bahwa peningkatan jumlah kunjungan hingga berlipat ganda dalam waktu yang relatif singkat menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Ini membuktikan bahwa dalam konteks pelayanan publik, masyarakat semakin percaya pada pemerintah karena pelayanan yang diberikan semakin baik,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.