Raker Jasa Konstruksi Digelar, Gubernur NTT Tekankan Mutu Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

oleh -485 Dilihat
Gubernur Didampingi Wagub NTT Buka Acara Raker Jasa Konstruksi 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)


Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Kerja (Raker) Jasa Konstruksi dalam Mendukung Peningkatan Mutu Penyelenggaraan dan Pertumbuhan Ekonomi Pelaku Jasa Konstruksi, yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis konsolidasi seluruh pemangku kepentingan sektor jasa konstruksi dalam suasana penuh persaudaraan dan kekeluargaan.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor jasa konstruksi memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Infrastruktur disebut sebagai pilar utama penggerak pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi NTT.

Menurut Gubernur Melki, arah kebijakan tersebut sejalan dengan Misi Pertama RPJMD Provinsi NTT Tahun 2025-2029, yakni mewujudkan infrastruktur berkelanjutan untuk mendukung ekonomi berbasis potensi daerah yang berdaya saing. Selain itu, sektor jasa konstruksi juga mendukung Pilar Ketiga RPJMD tentang pemerataan infrastruktur berkelanjutan serta Dasa Cita Ketujuh yang menitikberatkan pada pengembangan jalan, penyediaan air bersih, dan rumah layak huni.

Gubernur menyampaikan bahwa Tahun Anggaran 2025 merupakan periode penting bagi pembangunan infrastruktur di NTT. Berbagai program telah dilaksanakan pada sektor jalan, sumber daya air, permukiman, serta sarana pendukung pelayanan dasar lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan forum evaluasi yang komprehensif dan terstruktur guna memastikan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar teknis, serta prinsip tata kelola yang baik.

“Evaluasi ini tidak hanya menilai capaian fisik dan kualitas pembangunan, tetapi juga untuk mengidentifikasi kendala, tantangan, serta peluang perbaikan ke depan,” ujar Gubernur Melki.

Selain sebagai forum evaluasi, rapat kerja ini juga dimanfaatkan sebagai media press release untuk menyampaikan capaian pembangunan infrastruktur Provinsi NTT kepada publik secara terbuka dan akuntabel. Transparansi informasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif pelaku jasa konstruksi dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui raker ini, Gubernur Melki berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemanfaatan; mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku jasa konstruksi daerah yang sehat, kompetitif, dan berdaya saing; serta memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, standar keselamatan kerja, dan prinsip keberlanjutan.

“Integritas, profesionalisme, dan kolaborasi harus menjadi nilai utama, sehingga produk jasa konstruksi yang dihasilkan berkualitas, tertib, berkepastian hukum, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Benyamin Nahak, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rapat kerja tahunan yang bertujuan mengevaluasi hasil pembangunan infrastruktur Tahun 2025 serta meningkatkan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi ke depan.
Ia menjelaskan, tujuan raker ini meliputi evaluasi capaian pembangunan infrastruktur Dinas PUPR Provinsi NTT Tahun 2025, peningkatan mutu jasa konstruksi melalui rekomendasi perbaikan, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi pelaku jasa konstruksi daerah, penyampaian informasi capaian pembangunan kepada publik, serta penghimpunan masukan strategis sebagai bahan perumusan kebijakan dan perencanaan program pada tahun-tahun berikutnya.

Rapat kerja ini diikuti oleh unsur pemerintah Provinsi NTT dan balai-balai di wilayah NTT, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pelaku jasa konstruksi, kontraktor, konsultan, asosiasi jasa konstruksi, akademisi, wartawan media massa, serta pemangku kepentingan terkait lainnya, termasuk APH dan APIP. Kegiatan ini dibiayai melalui DPA Dinas PUPR Provinsi NTT Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Pimpinan Komisi IV DPRD Provinsi NTT Patrianus Lali Walo, Direktur Akademi Teknik Kupang Piter Djemi Rebo, para Staf Ahli, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, serta pimpinan instansi vertikal, BUMN, dan BUMD, bersama para pemangku kepentingan sektor jasa konstruksi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.