Pemkot Dukung KOXI NTT Siap Harumkan Nama Indonesia di Panggung IICF 2026

oleh -69 Dilihat
Wawali Kupang Beraudiensi dengan Pengurus KOXI NTT. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh kepada Sanggar KOXI NTT Production yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Indonesian International Cultural Festival (IICF) ke-5 yang berlangsung di Ancol, Jakarta, pada 10-16 September 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, saat menerima audiensi pengurus Sanggar KOXI NTT Production di ruang kerjanya, Rabu (8/7/26). Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margaritha Salean, bersama jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Sanggar KOXI NTT Production, Ricky Randy Moyi Genakalong, menyampaikan bahwa sanggarnya dipercaya menjadi perwakilan Indonesia dalam festival budaya internasional yang akan diikuti peserta dari 15 negara.

Keikutsertaan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi KOXI NTT Production karena menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Nusa Tenggara Timur ke tingkat internasional.

Untuk tampil dalam ajang tersebut, KOXI NTT Production akan membawa kontingen sebanyak 25 orang yang terdiri dari penari, pemusik, dan pendamping. Mereka akan berkompetisi dalam kategori tari modern/kontemporer etnik usia 10–17 tahun serta mengikuti Parade Internasional.

Empat karya tari telah dipersiapkan untuk memperkenalkan identitas budaya NTT, yakni Tari Leikopan, Tari Komodo, Tari Eksotika NTT yang mengangkat budaya dari enam pulau besar di NTT, serta tari tradisional khas Pulau Alor.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, mengapresiasi semangat dan kerja keras para anggota sanggar yang telah membawa nama daerah melalui seni budaya.

Menurutnya, keikutsertaan KOXI NTT bukan hanya sebatas mengikuti perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur kepada dunia.

“Saya sangat bangga dengan semangat adik-adik. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi juga membawa nama baik Kota Kupang dan NTT di tingkat internasional,” ujar Serena.

BACA JUGA:  Peletakan Batu Pertama dan Tinjau Proyek Jalan, Sesmen Kemenkoinfra Kunjungi Kabupaten Alor

Ia mengakui pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam dukungan anggaran, namun secara pribadi dirinya siap membantu membuka jaringan untuk mendukung kebutuhan kontingen, khususnya terkait transportasi dan akomodasi selama mengikuti festival.

Serena menegaskan, Pemerintah Kota Kupang akan terus memberikan ruang bagi generasi muda berprestasi, termasuk di bidang seni dan budaya, karena mereka merupakan duta daerah yang mampu membawa citra positif Kota Kupang di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga disiplin, kekompakan, dan semangat selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival.

“Tampilkan yang terbaik dan tunjukkan bahwa Kota Kupang dan NTT memiliki budaya yang kaya, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat dunia,” pesannya.

Sementara itu, Ricky Randy Moyi Genakalong menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Wakil Wali Kota Kupang. Dukungan tersebut, kata dia, menjadi motivasi bagi seluruh anggota sanggar untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama Indonesia.

Sanggar KOXI NTT Production selama ini menjadi wadah pembinaan seni bagi anak-anak dan remaja dengan memberikan pelatihan tari secara gratis. Berbagai prestasi telah diraih sanggar tersebut di tingkat daerah, sekaligus berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal NTT.

Keikutsertaan KOXI NTT Production dalam IICF 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur kepada masyarakat internasional serta memperkuat posisi Kota Kupang sebagai daerah yang mendukung lahirnya generasi muda kreatif dan berdaya saing global. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.