Pemkot Kupang Bantu Pengobatan Korban Kekerasan di Batuplat

oleh -91 Dilihat
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo Tinjau Korban Kekerasan di Batuplat pada Rabu, 14 Oktober 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

SuaraNTT.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, turun langsung mengunjungi keluarga korban insiden kekerasan di Kelurahan Batuplat, Kota Kupang pada Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi korban, terutama dalam memastikan biaya pengobatan dan proses pemulihan medis berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan tersebut, Christian Widodo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati serta Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi Kupang, dr. Robinzon Gunawan Fanggidae.

Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, kunjungan itu juga menjadi momentum untuk mengoordinasikan penyelesaian persoalan biaya pengobatan yang sebelumnya belum terselesaikan, sekaligus memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan.

Christian Widodo mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan pihak RSUP dr. Ben Mboi Kupang guna mencari solusi atas persoalan biaya pengobatan yang dihadapi keluarga korban.

Menurutnya, pihak rumah sakit telah merespons koordinasi tersebut dan memproses pembebasan biaya pengobatan sesuai mekanisme serta persyaratan yang berlaku, termasuk kelengkapan surat keterangan tidak mampu.

“Yang penting adalah biaya pengobatannya sudah terselesaikan. Itu yang penting,” ujar Christian.

Ia menjelaskan, penanganan kasus tersebut membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak rumah sakit karena RSUP dr. Ben Mboi berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, sementara fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Kupang memiliki mekanisme pembiayaan tersendiri.

Karena itu, sinergi antarlembaga dinilai penting agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis tetap mendapatkan pelayanan yang layak tanpa terbebani persoalan biaya.

Christian juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi Kupang atas respons dan kerja sama dalam membantu penanganan keluarga korban.

Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan memperoleh dukungan yang dibutuhkan.

BACA JUGA:  Pemerintah Kota Kupang Sosialisasikan Kartu Kredit Pemerintah Daerah

RSUP dr. Ben Mboi Prioritaskan Pemulihan Korban

Sementara itu, Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi Kupang, dr. Robinzon Gunawan Fanggidae, Sp.An, menjelaskan bahwa salah satu korban masih membutuhkan waktu untuk beristirahat dan menjalani proses pemulihan akibat sejumlah cedera yang dialami.

Korban diketahui mengalami patah tulang dan cedera tendon yang telah mendapatkan penanganan medis. Proses pemulihan selanjutnya akan dilakukan melalui kontrol medis dan rehabilitasi sesuai kondisi pasien serta rekomendasi tenaga kesehatan.

Untuk mendukung kelanjutan perawatan, pihak rumah sakit juga menyiapkan layanan ambulans bagi pasien yang mengalami kesulitan bergerak atau mobilisasi ketika harus menjalani pemeriksaan lanjutan.

Robinzon menegaskan, prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi pasien mendapatkan penanganan medis secara optimal. Sementara persoalan biaya dapat dikoordinasikan bersama pihak-pihak terkait.

“Jangan pikir biaya dulu, kita harus tangani dulu kondisi pasien. Masalah biaya kita bisa kolaborasi,” tegas Robinzon.

Pemkot Pastikan Korban Mendapat Pendampingan

Melalui koordinasi antara Pemerintah Kota Kupang dan RSUP dr. Ben Mboi, diharapkan keluarga korban dapat menjalani proses pemulihan dengan lebih tenang tanpa harus menghadapi persoalan biaya pengobatan seorang diri.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit.

Pemerintah Kota Kupang berharap seluruh proses pemulihan korban dapat berjalan dengan baik, termasuk melalui pemeriksaan lanjutan, rehabilitasi medis, serta dukungan sosial sesuai kebutuhan keluarga.

Kehadiran langsung Wali Kota bersama jajaran terkait menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang mengalami musibah tetap memperoleh perhatian dan pelayanan yang layak.

Bagi Pemerintah Kota Kupang, pendampingan terhadap warga yang membutuhkan pertolongan merupakan bagian dari komitmen bahwa pemerintah harus hadir, memberikan solusi, dan memastikan masyarakat tidak menghadapi persoalan berat sendirian.

BACA JUGA:  Kado Terindah HUT Kota Kupang ke-30, Christian Widodo Raih Penghargaan Puncak Strategic Leadership Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.