Pemkot Kupang-BBPOM Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Aman Pangan

oleh -2699 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Bersama Kepala BBPOM Kupang dan Staf. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kupang memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya mewujudkan Kota Aman Pangan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini mengemuka dalam audiensi Kepala BBPOM Kupang Sem Lapik beserta jajaran dengan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, di ruang kerja Wali Kota Kupang, Jumat (23/1/26).

Wali Kota Kupang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang Alfred Lakabela. Audiensi tersebut juga dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM Kupang Maria M. Waty Parera serta para Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) BBPOM Kupang.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BBPOM Kupang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang serta memaparkan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan di Kota Kupang. Salah satu program prioritas adalah Program Sejuta Vaksin HPV dalam rangka Hari Ulang Tahun BBPOM ke-25, yang merupakan kerja sama BBPOM dengan Kementerian Kesehatan dan KORPRI.

Program vaksinasi tersebut menyasar ASN perempuan dan masyarakat umum sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Vaksinasi dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang, dengan jumlah pendaftar di Kota Kupang telah mencapai 321 orang dari kuota awal 100 dosis vaksin yang telah bersertifikat halal.
Selain program vaksinasi, BBPOM Kupang juga mengajukan permohonan dukungan Pemerintah Kota Kupang berupa penggunaan fasilitas pemerintah daerah serta bantuan tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat, untuk pelaksanaan skrining vaksinasi. BBPOM juga mendorong penguatan pengawasan penggunaan antibiotik agar Kota Kupang dapat menjadi barometer penggunaan antibiotik yang tepat dan rasional.

BBPOM turut menyampaikan komitmennya dalam mendorong percepatan terwujudnya Kota Aman Pangan melalui program prioritas nasional serta pengawasan aktif pada periode 2025–2026. Selain itu, BBPOM melaporkan perluasan layanan pengawasan dan informasi ke Mal Pelayanan Publik Kota Kupang guna memudahkan akses layanan bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Ekspor NTT Februari 2025 Catatkan Surplus US$ 5,81 Juta

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program strategis yang disampaikan BBPOM Kupang. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjamin keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

“Kami mendukung sepenuhnya upaya penguatan pengawasan antibiotik dan inisiatif menuju Kota Aman Pangan. Untuk memperkuat koordinasi, saya mengusulkan pembentukan satuan kerja yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan,” ujar Wali Kota.

Terkait Program Sejuta Vaksin HPV, Wali Kota Kupang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaannya melalui sosialisasi yang masif dan terkoordinasi.

“Pemerintah Kota siap mendukung pelaksanaan program vaksin ini. Kami akan menindaklanjuti melalui penerbitan edaran resmi serta penyebaran informasi melalui kanal Pemerintah Kota Kupang agar sosialisasi lebih optimal,” ucapnya.

Wali Kota juga berharap melalui program vaksinasi tersebut, ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kupang semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pencegahan kanker serviks, sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam meningkatkan kesadaran kesehatan.

Selain itu, Wali Kota Kupang mengusulkan agar pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di RS S.K. Lerik karena memiliki fasilitas yang memadai, lingkungan yang steril, serta pengalaman dalam penyelenggaraan kegiatan kesehatan berskala besar.

Fasilitas tersebut dinilai representatif untuk mendukung kelancaran pelaksanaan vaksinasi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.