PSHT NTT Imbau Anggota Jaga Kamtibmas dan Jadi Pelopor Perdamaian

oleh -81 Dilihat
Ketua PSHT NTT, Nikolas L. Boesday. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga (anggota) untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Provinsi NTT.

Imbauan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata PSHT dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan damai di tengah masyarakat. Seluruh anggota PSHT diharapkan dapat terus menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, berbudi luhur, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua PSHT NTT, Nikolas L. Boesday menegaskan bahwa setiap warga PSHT harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menciptakan kondisi yang aman dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan maupun mencoreng citra organisasi.

“Filosofi dasar PSHT adalah Memayu Hayuning Bawana, yang berarti memperindah keindahan dunia atau ikut serta menjaga kedamaian dan kelestarian. Karena itu, setiap warga PSHT wajib menjadi pelopor perdamaian, bukan pemicu konflik,” ujar Nikolas saat ditemui di kediamannya pada Jumat, 19 Juni 2026.

Ia juga mengimbau khususnya kepada para pendekar muda agar selalu menunjukkan sikap budi luhur, menjaga marwah organisasi, serta menghormati sesama dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, PSHT NTT juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi, masyarakat, dan pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Dukungan terhadap aparat penegak hukum dinilai sangat penting guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“PSHT harus selalu bersinergi dengan masyarakat dan Polri dalam menjaga situasi yang kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nikolas juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.

BACA JUGA:  Dari UNWIRA Kupang untuk Dunia: Frans Pati Herin dan Spirit Jurnalisme Kemanusiaan

Ia berharap di usia yang semakin matang, Polri tetap menjadi pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat yang profesional serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

“Dirgahayu Polri ke-80, semoga tetap menjadi pelindung dan pengayom sejati bagi masyarakat,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.