PT PP Tuntaskan Sekolah Rakyat Senilai Rp214 Miliar di Kabupaten Kupang, 26 Bangunan Rampung 100 Persen

oleh -50 Dilihat
Staf Teknik PT PP, Ryan Adisusilo Beri Keterangan Pers pada Jumat, 18 September 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan anggaran sekitar Rp214 miliar yang dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (PT PP) telah rampung 100 persen dan resmi diserahterimakan pada 31 Juli 2026.

Staf Teknik PT PP, Ryan Adisusilo, mengatakan pekerjaan pembangunan tersebut dimulai pada 7 Januari 2026 dan dikebut selama kurang lebih tujuh bulan hingga memasuki tahap serah terima.

“Pekerjaan sekolah rakyat yang dikerjakan oleh PT PP untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah 100 persen dan sudah diserahterimakan. Saat ini masih masuk dalam tahap masa pemeliharaan,” ujar Ryan  kepada wartawan pada Jumat, 18 September 2026.

Ia menjelaskan, masa pemeliharaan berlangsung selama enam bulan hingga Januari 2027. Dalam periode tersebut, pihaknya masih melakukan sejumlah pekerjaan perbaikan atau defect apabila ditemukan kekurangan pada bangunan maupun fasilitas.

“Untuk masa pemeliharaan ini ada pekerjaan defect seperti perapian-perapian, kemudian furniture yang masih kurang pas. Kalau ada laporan dari user terkait fungsional, misalnya saluran tersumbat, langsung kita tangani,” jelasnya.

Menurut Ryan, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut mencakup total 26 bangunan fisik. Bangunan itu terdiri dari fasilitas pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA, asrama putra sebanyak empat bangunan, asrama putri empat bangunan, serta rumah susun guru sebanyak dua bangunan.

Selain itu, terdapat bangunan ibadah, dapur, gudang, gedung serbaguna dan berbagai bangunan penunjang lainnya, seperti tempat pembuangan sementara (TPS), gudang perawatan, rumah pompa, power house dan tiga bangunan pos jaga.

Tidak hanya bangunan, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga. Terdapat lapangan upacara dengan kapasitas sekitar 1.080 orang sesuai kapasitas siswa, lapangan sepak bola berstandar FIFA, serta dua lapangan basket yang juga dapat dimanfaatkan untuk olahraga voli.

BACA JUGA:  Kunjungan Kedua ke SD Inpres Kaniti, Wapres Gibran Serahkan Bingkisan dan Tinjau Pembangunan Gedung Sekolah

Ryan mengatakan, aspek mutu dan kualitas menjadi perhatian PT PP selama proses pembangunan maupun masa pemeliharaan.

“Untuk mutu dan kualitas, sesuai dengan standar perusahaan, tetap kita upayakan semaksimal mungkin sesuai permintaan owner, RKS dan standar perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah fasilitas di Sekolah Rakyat saat ini sudah berfungsi. Salah satunya sistem kelistrikan yang telah didukung genset sebagai sumber listrik cadangan.

“Untuk listrik juga sudah fungsional. Kemarin ada pemadaman listrik bergilir, langsung bisa dibackup sama genset. Jadi malam bisa langsung menyala,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan proyek tersebut, PT PP juga melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Sekitar 1.500 tenaga kerja didatangkan dari Pulau Jawa, belum termasuk tenaga kerja lokal yang turut terlibat dalam pekerjaan pembangunan.

Ryan mengaku senang dan bangga karena proyek pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

“Saya merasa senang dan bangga karena pekerjaan ini bisa tepat waktu,” ujarnya.

Meski telah diserahterimakan, PT PP memastikan pekerjaan pemeliharaan tetap berjalan hingga Januari 2027. Perbaikan dilakukan apabila ditemukan persoalan seperti cat, keramik yang kopong, nat, sudut pasangan bata atau plesteran, maupun persoalan fungsional lainnya.

Khusus fasilitas sanitasi, pihak pelaksana juga memberikan perhatian terhadap potensi penyumbatan, terutama di area asrama putri. Pihak sekolah rakyat diimbau menjaga penggunaan fasilitas toilet dan wastafel agar tidak membuang sampah pada saluran yang dapat menyebabkan penyumbatan.

Dengan selesainya pembangunan 26 bangunan tersebut, kawasan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang kini memasuki tahap pemanfaatan sekaligus pemeliharaan, dengan PT PP tetap melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang membutuhkan penyempurnaan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.