Serena Francis Ajak Warga Kota Kupang Beralih ke Kendaraan Listrik, Dorong Mobilitas Ramah Lingkungan

oleh -29 Dilihat
Wawali Kupang Serena Francis Test Drive Mobil Listrik pada Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, mengajak masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), dan dunia usaha mulai beralih ke kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kota Kupang.

Ajakan tersebut disampaikan Serena saat memberikan sambutan dalam kegiatan Test Drive Mobil Listrik untuk memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 Tahun 2026 yang diselenggarakan PT PLN (Persero) di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW serta Mini Touring Kendaraan Listrik.

Menurut Serena, pengembangan kendaraan listrik bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan bagian dari upaya membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih efisien dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Ia menegaskan, pertumbuhan Kota Kupang dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat harus diimbangi dengan pemanfaatan energi dan teknologi yang mendukung kualitas hidup warga.

“Pembangunan kota tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus memikirkan bagaimana pertumbuhan itu berlangsung secara efisien, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Serena.

Ia mengapresiasi langkah PLN yang menghadirkan fasilitas SPKLU Ultra Fast Charging di Kota Kupang. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi investasi penting untuk memperkuat infrastruktur kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan moda transportasi tersebut.

Serena menjelaskan, kegiatan uji coba kendaraan listrik dan mini touring merupakan langkah konkret untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat. Melalui pengalaman langsung, warga diharapkan dapat memahami cara kerja, kenyamanan, serta potensi efisiensi yang ditawarkan kendaraan listrik.

Ia juga menyoroti tantangan distribusi, ketersediaan, dan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan perlunya masyarakat mulai mempertimbangkan alternatif transportasi yang lebih efisien.

BACA JUGA:  Wawali Kupang dan Menteri Timor Leste Bahas Kerja Sama Perdagangan dan Pemberdayaan UMKM

“Kita ingin masyarakat bisa merasakan langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik, melihat bagaimana cara kerjanya, serta memahami efisiensi yang bisa diperoleh,” ungkapnya.

Dorong Kolaborasi dan Perluasan Infrastruktur

Serena berharap kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW dapat mendorong semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Namun, menurutnya, peningkatan penggunaan kendaraan listrik harus didukung ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai dan mudah dijangkau.

Karena itu, ia mengajak PLN terus memperluas jaringan SPKLU serta menjaga keandalan layanan kelistrikan. Pemerintah Kota Kupang juga siap mendukung melalui koordinasi kebijakan, edukasi publik, dan pemetaan kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik di lokasi-lokasi strategis.

Dunia usaha dan pelaku transportasi, lanjut Serena, diharapkan mulai melihat peluang pemanfaatan kendaraan listrik untuk menunjang kegiatan ekonomi yang lebih efisien. Sementara masyarakat dan komunitas dapat mengambil peran melalui edukasi serta berbagi pengalaman mengenai penggunaan kendaraan listrik.

Ia menekankan bahwa pengembangan kendaraan listrik membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Kita ingin Kota Kupang menjadi rumah bersama yang semakin maju, nyaman, dan layak diwariskan kepada generasi mendatang. Salah satu ikhtiarnya adalah mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi menuju mobilitas yang lebih baik,” katanya.

Serena juga mengingatkan agar momentum Hari Listrik Nasional tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan program dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat Hari Listrik Nasional ke-81. Mari kita bangun sinergi yang tidak berhenti pada seremoni saja, tetapi berlanjut pada program, tindakan, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, kota yang maju bukan hanya kota yang memiliki teknologi baru, melainkan kota yang mampu menggunakan teknologi untuk membuat kehidupan warganya menjadi lebih baik,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Komisi V DPRD NTT Minta Sekolah Percepat Sosialisasi SPMB Online, TTS Jadi Sorotan

SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di NTT

Sementara itu, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, I Made Agus Dwi Putra, menjelaskan bahwa SPKLU Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW yang diresmikan di Kota Kupang merupakan fasilitas pertama dengan kapasitas tersebut di Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya, PLN telah menyediakan 39 SPKLU di berbagai wilayah NTT. PLN juga telah menghadirkan fasilitas Fast Charging berkapasitas 50 kW di Kota Kupang dan Atambua untuk mendukung perjalanan jarak jauh pengguna kendaraan listrik.

Menurut I Made Agus Dwi Putra, kehadiran fasilitas pengisian daya berkapasitas lebih tinggi diharapkan dapat mempercepat proses pengisian baterai serta meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.

Ia menambahkan, kendaraan listrik menawarkan biaya operasional dan perawatan yang relatif lebih hemat dibandingkan kendaraan konvensional, mengurangi ketergantungan terhadap BBM, serta tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot saat digunakan.

Dengan cadangan daya listrik yang memadai di Pulau Timor, pengembangan kendaraan listrik dan pembangunan infrastruktur SPKLU juga dinilai membuka peluang investasi sekaligus mendukung transisi menuju pemanfaatan energi yang lebih bersih.

PLN berkomitmen memperluas jaringan SPKLU melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan mitra usaha. Upaya tersebut turut diarahkan untuk mendorong pemanfaatan energi surya sebagai salah satu sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan uji coba kendaraan listrik oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, bersama para undangan di halaman Kantor Wali Kota Kupang.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Kupang dan PLN berharap masyarakat semakin mengenal manfaat kendaraan listrik serta berpartisipasi dalam mewujudkan sistem mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kota Kupang dan NTT. ***

BACA JUGA:  Gubernur Melki: Setelah Bangun Gereja yang Indah, Saatnya Membangun Gereja yang Hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.