Tiga Kali Juara Dunia, Nono Jadi Inspirasi Anak NTT di Mata Gubernur

oleh -560 Dilihat
Gubernur NTT Sambangi Rumah Nono di Amarasi Selatan Kabupaten Kupang pada Kamis 26 Maret 2026. (Foto Istimewa)


Suarantt.id, Kupang-Prestasi gemilang yang diraih Caesar Hendrik Meo Tnunay atau yang akrab disapa Nono mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena. Nono, putra daerah Amarasi Selatan, diketahui telah tiga kali menjuarai kompetisi abacus tingkat internasional.

Gubernur Melki Laka Lena mengunjungi kediaman Nono pada Kamis, 26 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan di sela agenda menghadiri panen jagung seluas 5 hektar yang digelar Kelompok Tani Nonotasi di Desa Teres, Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang.

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Perhubungan NTT, Frederik C.P. Koenunu, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda. Karena lokasi panen searah dengan rumah Nono, Gubernur berinisiatif untuk singgah dan bertemu langsung dengan anak berprestasi tersebut beserta keluarganya.

Gubernur Melki menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Nono yang dinilai luar biasa dan membanggakan daerah. Ia menegaskan bahwa prestasi Nono menjadi bukti bahwa anak-anak NTT mampu bersaing di tingkat dunia.

“Hari ini kita bisa ada di rumah Nono, seorang anak yang sudah memberikan kebanggaan dan inspirasi. Tiga kali juara dunia berturut-turut adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan bahwa anak NTT di mana saja bisa berprestasi jika didukung lingkungan, keluarga, dan kerja keras,” ungkapnya.

Menurut Gubernur, keberhasilan Nono dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi generasi muda di NTT untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Ia pun berharap Nono tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuannya agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Kami berharap Nono terus belajar dengan rajin, terus berprestasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, keluarga Nono juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah. Mereka berharap adanya perhatian terhadap kebutuhan air bersih di wilayah tersebut, yang hingga kini masih menjadi persoalan utama bagi masyarakat setempat.

Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, serta bibit untuk mendukung aktivitas pertanian. Tak hanya itu, mereka juga berharap adanya pembangunan fasilitas keamanan seperti Polsek dan Koramil guna meningkatkan rasa aman di wilayah Amarasi Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur langsung mengarahkan jajaran terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kupang dan para pemangku kepentingan lainnya.

Ia menegaskan bahwa setiap masukan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI terkait rencana pembangunan Polsek dan Koramil di wilayah tersebut.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi Nono, tetapi juga momentum bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.