Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pendidikan tinggi.
Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat membuka kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026 Universitas Nusa Cendana (Undana) yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (1/4/26).
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan bahwa Universitas Nusa Cendana sebagai perguruan tinggi negeri tertua di NTT memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Menurutnya, sosialisasi PMB bukan sekadar agenda rutin administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk menjaring talenta-talenta terbaik dari seluruh pelosok NTT. Hal ini penting guna memastikan pembangunan SDM berjalan secara inklusif dan progresif.
“Undana harus menjadi kawah candradimuka yang tidak hanya mengedepankan kualitas akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan standar global,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya keselarasan antara pilihan program studi dengan potensi ekonomi daerah. Sektor-sektor unggulan seperti pertanian lahan kering, pariwisata berbasis sport tourism, serta energi terbarukan membutuhkan dukungan SDM terdidik yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Gubernur juga mendorong transformasi sektor pertanian melalui pendekatan modern seperti smart farming serta penguatan hilirisasi produk lokal. Ia berharap berbagai produk unggulan daerah dapat terus dikembangkan dan dipasarkan melalui inisiatif seperti NTT Mart dan Dapur Flobamorata.
Selain itu, penguatan pendidikan vokasi juga menjadi perhatian, terutama yang selaras dengan konsep One Village One Product (OVOP). Dengan demikian, lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kewirausahaan di tingkat desa.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, Gubernur Melki mendorong Undana untuk terus beradaptasi dengan membuka program studi yang relevan dengan ekonomi hijau dan ekonomi biru.
Ia menambahkan, pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi PMB diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat bahwa pendidikan adalah jalan strategis menuju masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo, menegaskan bahwa peran tenaga pendidik sangat krusial dalam menyiapkan generasi muda menghadapi dunia pendidikan tinggi maupun kehidupan nyata.
“Tugas kita sebagai pengajar adalah menjembatani siswa untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi atau terjun ke kehidupan nyata. Kita harus membekali mereka dengan baik,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan SDM sesuai kebutuhan pembangunan.
Pemerintah daerah akan menyediakan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja, sementara perguruan tinggi memastikan kualitas lulusan yang kompeten.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang mampu mendorong terwujudnya NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Melki secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi PMB Universitas Nusa Cendana Tahun 2026, seraya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global serta berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. ***







