Wagub Johni Asodoma Tantang Alumni Undana untuk Bersatu dan Ambil Peran Strategis Bangun NTT

oleh -62 Dilihat
Wagub NTT Johni Asadoma Hadiri Kegiatan Ikatan Alumni Undana Kupang pada Jumat, 30 Oktober 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menantang Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk memperkuat persatuan dan mengambil peran strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, alumni tidak boleh hanya menjadi kebanggaan almamater, tetapi harus tampil sebagai kekuatan besar yang mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat NTT.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat menghadiri kegiatan yang melibatkan Ikatan Alumni Undana di Graha Undana, Kupang pada Jumat (30/10/2026).

Johni menegaskan, banyak alumni Undana telah menorehkan prestasi di berbagai bidang. Namun, berbagai potensi dan keberhasilan tersebut perlu dikonsolidasikan agar memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah sekaligus meningkatkan reputasi Undana di tingkat nasional maupun internasional.

“Banyak alumni Undana yang sudah menorehkan prestasi hebat di berbagai sektor, tetapi gaung almamaternya harus terus kita gemakan bersama. Ikatan alumni harus menjadi wadah pembawa nama besar Undana agar reputasi dan daya tawar almamater kita semakin diperhitungkan secara nasional maupun global,” ungkapnya.

Ia juga mendorong Ikatan Alumni Undana agar tidak hanya disibukkan dengan kegiatan internal organisasi. Lebih dari itu, organisasi alumni harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan dan menjalankan berbagai agenda pembangunan.

Menurut Johni, NTT membutuhkan kontribusi pemikiran dari sumber daya manusia berkualitas, kepemimpinan yang kuat, serta kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Pemerintah Provinsi NTT mendorong Ikatan Alumni Undana untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan internal alumni, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah. Kita membutuhkan gagasan segar, karakter kepemimpinan yang kuat, serta kolaborasi aktif dari para alumni untuk membangun NTT yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

BACA JUGA:  Polda NTT Sukses Gelar Fashion Karnaval dan Pagelaran Budaya Bhayangkara Kupang Exotic Festival 2025

Johni menjelaskan, tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks. Dinamika geopolitik global dan perubahan iklim telah membawa dampak nyata terhadap perekonomian, ketahanan pangan, lingkungan, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Karena itu, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi dan jaringan alumninya, untuk menghadirkan pemikiran strategis serta langkah konkret dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.

Sementara itu, Rektor Undana, Jefri Balle, menjelaskan bahwa transformasi Universitas Nusa Cendana merupakan proses berkelanjutan yang dibangun melalui fondasi kepemimpinan dari periode ke periode.

Ia menyebutkan, penguatan visi kelembagaan dan tata kelola telah mengantarkan Undana bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), sekaligus mempersiapkan langkah menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

“Penguatan visi kelembagaan dan tata kelola telah mengantarkan Undana bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), sekaligus mempersiapkan langkah menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH),” jelasnya.

Menurutnya, perubahan menuju PTN-BH merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan kapasitas universitas dalam mengelola kelembagaan, keuangan, sumber daya manusia, serta bidang akademik.

Dalam proses tersebut, partisipasi, kontribusi, dan jejaring alumni menjadi salah satu indikator penting yang menentukan keberhasilan transformasi Undana.

“Indikator penentu keberhasilan Undana menuju PTN-BH adalah tingkat partisipasi, kontribusi, dan jejaring alumninya,” tegas Rektor.

Jefri juga memaparkan visi jangka panjang Undana melalui peta jalan World Class Local Wisdom and Innovation 2050. Visi tersebut diarahkan untuk mewujudkan perguruan tinggi bereputasi dunia yang tetap berakar pada kearifan lokal serta mampu melahirkan inovasi bagi pembangunan daerah.

Saat ini, Undana memiliki ekosistem besar dengan sekitar 150.000 alumni, 35.000 mahasiswa aktif, serta 2.500 dosen dan pegawai. Potensi tersebut dinilai sebagai kekuatan strategis yang perlu dioptimalkan untuk mendorong kemajuan NTT.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Dukung Kegiatan Lomba Lintas Alam dan Penanganan Sampah

Rektor menegaskan, alumni bukan sekadar bagian eksternal universitas, melainkan pemangku kepentingan utama dalam memperkuat reputasi dan kontribusi Undana di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih jauh, Undana berkomitmen agar pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi yang dibangun dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk mendukung penyediaan rumah layak huni, peningkatan kualitas kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia.

“Undana tidak bisa bekerja sendiri. Kita berutang visi dan kontribusi untuk hadir membantu mengatasi persoalan nyata masyarakat NTT,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi NTT memandang perguruan tinggi dan jejaring alumninya sebagai mitra penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sinergi pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda menjadi kekuatan penting untuk menggerakkan pembangunan daerah sebagaimana semangat kolaborasi dalam Dasa Cita NTT.

Dengan potensi sekitar 150.000 alumni, Undana memiliki modal sumber daya manusia yang sangat besar. Tantangannya kini adalah bagaimana kekuatan tersebut disatukan, dikonsolidasikan, dan diarahkan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Alumni Undana diharapkan tidak hanya membawa nama besar almamater, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan pembangunan demi mewujudkan NTT yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.