Wali Kota Kupang Perintahkan Dinas Pendidikan Perhatikan Meja-Kursi Belajar Siswa yang Rusak

oleh -133 Dilihat
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo Didampingi PLT Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Okto Naitboho Resmikan Gedung UPTD SD Inpres Oesapa pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik gedung sekolah, tetapi juga memastikan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar, terutama meja dan kursi siswa, dalam kondisi layak.

Hal itu disampaikan Christian saat meninjau gedung yang baru dibangun sekaligus meresmikan Gedung UPTD SD Inpres Oesapa pada Senin, 5 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Christian secara khusus meminta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, bersama Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Okto Naitboho, untuk melakukan pendataan kondisi meja dan kursi siswa di seluruh sekolah di Kota Kupang.

Christian menegaskan, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya dengan memperhatikan gedung, plafon, dan fasilitas fisik utama lainnya. Kenyamanan siswa saat mengikuti proses pembelajaran juga sangat ditentukan oleh ketersediaan sarana pendukung yang memadai.

“Pak Plt dan Pak Kabid, tolong diperhatikan sarana prasarana penunjang seperti meja dan kursi belajar siswa yang ada di Kota Kupang,” tegas Christian.

Ia meminta agar kondisi meja dan kursi di masing-masing sekolah dihitung dan didata secara menyeluruh. Data tersebut selanjutnya menjadi dasar pemerintah untuk merencanakan pengadaan maupun penggantian fasilitas yang sudah rusak.

“Nanti disampaikan dan dihitung ya masing-masing sekolah untuk pengadaan meja dan kursi belajar agar dimasukkan dalam perubahan untuk bantuan meja kursi, karena ada yang sudah rusak,” ujarnya.

Menurut Christian, perhatian terhadap sarana belajar merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan mendukung proses belajar mengajar.

Ia tidak ingin pembangunan sekolah berhenti pada aspek fisik gedung, sementara kebutuhan dasar siswa di dalam ruang kelas justru terabaikan.

BACA JUGA:  Jeksi Siokain Nahkodai Ikatan Alumni Politeknik Negeri Kupang

Karena itu, pendataan sarana prasarana sekolah dinilai penting agar intervensi pemerintah benar-benar berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang untuk memastikan fasilitas pendidikan di setiap sekolah dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.

Christian menegaskan, pemerintah akan terus mendorong perbaikan kualitas pendidikan tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemenuhan fasilitas penunjang yang langsung digunakan siswa dan guru setiap hari. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.