Wawali Kupang Tekankan Sinergi Lintas Sektor Saat Kick Off SERAMBI 2026 Bersama Bank Indonesia NTT

oleh -825 Dilihat
Wawali Kupang Hadiri Kegiatan Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT di Lobi Utama Kantor Perwakilan BI NTT pada Jumat, 13 Pebruari 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran sistem pembayaran dan penggunaan rupiah secara bijak pada kegiatan Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT di Lobi Utama Kantor Perwakilan BI NTT, Jumat (13/2/26).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang Shirley Manutede, Asisten Direktur Senior Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi NTT Bambang Purwogandi D. A. L, Ketua MUI Kota Kupang Muhammad MS., perwakilan Forkopimda Provinsi NTT dan Kota Kupang, pimpinan perbankan, instansi vertikal, serta Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Serena menyampaikan bahwa Kick Off SERAMBI 2026 menandai dimulainya rangkaian kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri di Kota Kupang. Momentum ini, menurutnya, menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BI, perbankan, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin memastikan kelancaran sistem pembayaran dan ketersediaan uang rupiah layak edar selama Ramadan hingga Idulfitri. Kami juga mendorong masyarakat menggunakan rupiah secara bijak dan bertanggung jawab agar transaksi berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan SERAMBI 2026 sejalan dengan visi pembangunan Kota Kupang, yakni “Kota Kasih sebagai Rumah Bersama yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Nilai Kota Kasih, lanjutnya, tercermin dalam semangat pelayanan publik, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen menciptakan aktivitas ekonomi yang tertib, aman, dan inklusif.

Serena juga menyoroti pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi kemandirian daerah. Stabilitas sistem pembayaran dan pemahaman masyarakat terhadap transaksi yang aman dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat.

BACA JUGA:  Kasus Meningkat, Pemkot Kupang Perkuat Edukasi HIV/AIDS di Kalangan Pelajar

Selain aspek ekonomi, ia menilai SERAMBI 2026 memiliki dimensi sosial yang kuat karena turut menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan, serta menciptakan suasana Ramadan dan Idulfitri yang aman, nyaman, dan penuh toleransi di Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menjelaskan bahwa SERAMBI 2026 merupakan tahun kelima pelaksanaan secara nasional dan serentak di seluruh Kantor Perwakilan BI. Kegiatan ini berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.”

Dia menyampaikan bahwa BI NTT menyiapkan uang layak edar sebesar Rp1,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri. Pemenuhan kebutuhan tersebut dilakukan melalui layanan kas ritel di rumah ibadah, kas terpadu bersama perbankan, layanan kas perbankan, layanan mitra kerja, hingga layanan tematik di kawasan pesisir dan pusat aktivitas masyarakat.

Selain layanan penukaran, SERAMBI NTT 2026 juga dirangkaikan dengan kick-off Road to Fesyar 2026 serta berbagai inisiatif edukasi, sosial, dan digitalisasi pembayaran, termasuk penguatan penggunaan QRIS dan kegiatan donor darah. BI juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PINTAR untuk reservasi penukaran uang serta senantiasa merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Melalui sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, BI, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan rangkaian SERAMBI 2026 dapat berjalan lancar hingga puncak perayaan Idulfitri serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.