Hari Ini Bukan Akhir, Tapi Awal: Pesan Inspiratif Wali Kota Kupang untuk Lulusan Baru Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang

oleh -1400 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Bersama Rektor, Para Dosen dan Mahasiswa Politeknik Kupang pada Rabu, 3 Desember 2025. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, hadir dan menyampaikan sambutan pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Politeknik Negeri Kupang (PNK) yang berlangsung di Auditorium PNK, Penfui pada Rabu (3/12/25). Acara ini turut dihadiri Direktur PNK, Janri D. Manafe, jajaran senat, perwakilan Danlantamal, Danlanud, Kapolresta Kupang Kota, para dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta ratusan wisudawan-wisudawati.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan profisiat kepada 495 wisudawan-wisudawati yang resmi dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa hari wisuda merupakan momen bersejarah yang lahir dari kerja keras dan ketekunan, namun bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru.

“Hari ini adalah buah dari kerja keras dan ketekunan kalian. Tapi ini bukan akhir, ini awal dari perjalanan baru. Ke depan, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Jatuh bangun itu biasa, yang penting harus selalu bangkit,” tegasnya.

Wali Kota juga berbagi pengalaman pribadinya tentang perjalanan panjang penuh perjuangan hingga dirinya dapat tampil sebagai pembicara pada Konferensi Wali Kota Sedunia, berdampingan dengan perwakilan dari Portugal, Amsterdam, dan Penang. Ia menekankan bahwa keberhasilan lahir dari proses, bukan sesuatu yang instan, tetapi melalui jatuh bangun, kerja keras, air mata, dan doa.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan tiga prinsip utama yang perlu dipegang para lulusan dalam menghadapi dunia nyata: fokus, adaptasi, dan konsistensi. Ia menuturkan bahwa sejak muda ia memilih fokus pada satu tujuan dengan hanya mendaftar ke Fakultas Kedokteran, sebuah keputusan yang membuatnya berjuang tanpa pilihan lain.

“Banyak orang punya mimpi besar, tapi sedikit yang menjaga mimpi itu tetap hidup ketika mereka tumbuh besar. Ini bukan tentang seberapa besar mimpi kita, tetapi bagaimana kita tetap menjaga dan memperjuangkannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dari Mimbar Gereja ke Lahan Pertanian, Johni Asadoma Tunjukkan Teladan Pelayanan Kaum Bapak GMIT

Ia juga mengingatkan bahwa dunia bergerak sangat cepat, terutama dengan kehadiran digitalisasi dan kecerdasan buatan. Karena itu, lulusan dituntut untuk mampu beradaptasi, menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, dan tidak terjebak cara-cara lama. “Kita tidak bisa mengubah arah angin, tetapi kita bisa mengubah arah layar. Dunia berubah, dan kita harus menyesuaikan diri,” kata Wali Kota.

Prinsip terakhir yang ia tekankan adalah konsistensi, yang menurutnya menjadi penentu keberhasilan jangka panjang. “Tanpa komitmen, kita tidak bisa memulai pekerjaan. Tapi tanpa konsistensi, kita tidak bisa menyelesaikannya,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Wali Kota Kupang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan-wisudawati serta berpesan agar mereka selalu membawa nilai kerja keras, keteguhan hati, dan hormat kepada orang tua dalam setiap langkah perjalanan hidup.

“Profisiat untuk seluruh wisudawan-wisudawati. Selamat mengarungi belantara kehidupan. Tetap fokus, beradaptasi, dan konsisten,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.