NTT Mart Resmi Hadir di Sumba Tengah, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal dan Pemberdayaan UMKM

oleh -963 Dilihat
Peluncuran NTT Mart di Kabupaten Sumba Tengah. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Waibakul-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dekranasda memperluas jaringan pemasaran produk lokal dengan meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Tengah, yang berlokasi di Waibakul, tepat di samping Kantor Samsat Sumba Tengah, Jumat (23/01/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, didampingi Bupati Sumba Tengah, Paulus Limu, serta dihadiri Wakil Bupati Marthinus Umbu Djoka, jajaran Forkopimda, Kapolres Sumba Barat, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku IKM dan UMKM, serta pihak Bank NTT.

Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyatakan bahwa NTT Mart hadir sebagai salah satu solusi mengatasi defisit perdagangan di NTT. Selama ini, produk dari luar daerah mendominasi pasar, sehingga perputaran uang lokal menjadi terbatas. “Melalui NTT Mart, kami mendorong masyarakat membeli produk lokal sekaligus membuka peluang penjualan ke luar daerah,” ujarnya.

Wagub menegaskan bahwa peran IKM dan UMKM sangat penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Ia menambahkan, kebiasaan berbelanja produk lokal memang membutuhkan waktu, namun langkah awal sudah dimulai dengan baik, termasuk kebijakan mewajibkan ASN berbelanja di NTT Mart.

Selain itu, Wagub juga mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan rumah tangga yang bijak untuk mencegah stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Bupati Sumba Tengah, Paulus Limu, menyambut positif kehadiran NTT Mart sebagai wadah pemasaran bagi pelaku usaha lokal. “NTT Mart akan menjadi daya ungkit bagi kerajinan rumah tangga dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah juga mendukung keberlanjutan NTT Mart dengan mewajibkan ASN berbelanja di NTT Mart dan mengarahkan setiap tamu yang berkunjung ke kabupaten untuk singgah di tempat ini.

Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Marselina Kopong, menjelaskan bahwa NTT Mart merupakan implementasi dari program Dasa Cita Gubernur dan Wagub NTT, khususnya “Dari Ladang dan Laut ke Pasar yang Efisien, Modern, dan Aman,” serta bagian dari gerakan Ayo Bangun NTT melalui Gerakan Beli NTT.

Pada peluncuran ini, 16 IKM/UMKM memasarkan 608 produk, mulai dari kuliner olahan kemasan, kriya, hingga fashion. NTT Mart dikelola secara kolaboratif oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT bersama Dekranasda Sumba Tengah, dengan sistem bagi hasil dari penjualan produk.

Usai peresmian, Wagub Johni Asadoma dan para pejabat meninjau serta membeli berbagai produk lokal di NTT Mart. Salah satu pelaku UMKM, Maria, mengaku senang produknya kini bisa dijual di NTT Mart. “Ini sangat membantu kami pelaku usaha kecil,” ujarnya.

Kehadiran NTT Mart di Waibakul mendapat dukungan luas dari berbagai unsur masyarakat, termasuk seniman lokal, anak-anak sekolah, penyelenggara acara, dan aparat pemerintah daerah. Dukungan ini mencerminkan semangat kebersamaan untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pemanfaatan dan pemasaran produk lokal NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.