Perayaan Takbiran Jadi Milik Bersama, Gubernur NTT Tekankan Nilai Toleransi dan Persatuan

oleh -2569 Dilihat
Gubernur NTT Melki Laka dan Lepas Pawai Takbiran Kupang Bertakbir Season 3 di Bundaran PU Kota Kupang pada Jumat, 20 Maret 2026 Malam. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan bahwa perayaan takbiran bukan hanya milik umat Islam semata, melainkan menjadi simbol kebersamaan seluruh masyarakat NTT yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan gotong royong.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pawai Kupang Bertakbir Season 3 yang digelar di kawasan Bundaran Patung Tirosa, Kota Kupang pada Jumat, 20 Maret 2026 malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dalam keberagaman. Ia menekankan bahwa tradisi takbiran di Kota Kupang telah menjadi bagian dari pesta kebersamaan lintas umat beragama di NTT.

“Ini bukan hanya milik umat Islam, tetapi merupakan pesta keberagaman warga Kota Kupang dan seluruh masyarakat NTT. Semangat kebersamaan dalam keberagaman inilah yang menjadi pondasi utama kita membangun daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya nilai gotong royong sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, dengan persatuan dan kerja sama, berbagai tantangan pembangunan di NTT dapat dihadapi bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut mengingatkan peserta pawai untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan selama kegiatan berlangsung. Ia juga menekankan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai persatuan dengan hanya mengibarkan simbol-simbol kebangsaan.

“Kita ingin kegiatan ini berjalan aman, damai, dan penuh sukacita. Mari kita jaga bersama, sehingga menjadi contoh baik bagi kegiatan keagamaan lainnya di NTT,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa momentum takbiran tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sebagai refleksi untuk mengendalikan diri dan memperkuat nilai spiritual.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun masyarakat NTT yang harmonis, rukun, dan saling menghargai dalam perbedaan.

BACA JUGA:  2.319 Mahasiswa Diterjunkan ke 100 Desa, GENTASKIN Batch 2 Fokus Perangi Stunting dan Kemiskinan di NTT

Pawai Kupang Bertakbir Season 3 sendiri berlangsung meriah dengan diikuti berbagai kelompok masyarakat. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperingati Hari Raya Idulfitri, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga di Kota Kupang.

Di akhir sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh umat Muslim, sekaligus mengajak semua pihak untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan di Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.