IOM Gelontorkan Dana Ratusan Juta, Pemkot Kupang Tancap Gas! Penanganan Pengungsi Tak Boleh Kendur

oleh -105 Dilihat
Head of Field Office IOM Kupang, Herman Rabu Serahkan Bantuan Hibah kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menangani pengungsi luar negeri. Hal ini ditandai dengan dukungan konkret dari International Organization for Migration (IOM) Kupang yang menggelontorkan hibah sarana dan prasarana perkantoran senilai hampir Rp300 juta guna memperkuat operasional Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (Satgas PPLN) Kota Kupang.

Penyerahan hibah tersebut berlangsung di Ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (4/8/26), dan diserahkan langsung oleh Head of Field Office IOM Kupang, Herman Rabu, kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kupang, Nocenus Loa serta jajaran perangkat daerah yang tergabung dalam Satgas PPLN.

Dalam sambutannya, Herman Rabu menegaskan bahwa hibah ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen Pemerintah Kota Kupang yang dinilai konsisten dan responsif dalam menangani pengungsi luar negeri.

“Satgas PPLN Kota Kupang adalah organisasi yang sangat dinamis. Hibah ini merupakan bentuk apresiasi tulus kami atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang dalam penanganan pengungsi luar negeri dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kuatnya kolaborasi lintas sektor yang telah dibangun, mulai dari penyediaan akses pelatihan dan magang oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, perlindungan perempuan dan anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak pengungsi di SD Inpres Oepoi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan IOM. Ia menegaskan bahwa hibah ini menjadi energi tambahan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penanganan pengungsi.

BACA JUGA:  Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kemandirian Pangan di NTT, Wapres Serahkan Bantuan Alsintan Bagi Petani Kabupaten Kupang

“Bantuan senilai hampir Rp300 juta ini merupakan bentuk penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Kami memastikan dukungan ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kinerja Satgas PPLN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda mengingatkan seluruh perangkat daerah penerima agar menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal. Ia menegaskan bahwa seluruh barang hibah akan dicatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD), dengan tanggung jawab pemeliharaan berada pada masing-masing perangkat daerah.

Dengan adanya suntikan dukungan dari IOM, Pemerintah Kota Kupang kini semakin tancap gas dalam memastikan penanganan pengungsi berjalan optimal. Komitmen ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa pelayanan kemanusiaan tidak boleh kendur, dan sinergi antara pemerintah dan mitra internasional harus terus diperkuat demi menjawab tantangan global yang semakin kompleks.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis hibah, penandatanganan berita acara, serta foto bersama seluruh peserta yang hadir. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.