Kasus HIV/AIDS di Kota Kupang Didominasi Ibu Rumah Tangga Capai 17 Persen

oleh -3181 Dilihat
KPA Kota Kupang Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS bagi Emak-emak Solidaritas dan Srikandi CS-AN. (Foto Istimewa)

Suarantt id, Kupang-Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kupang, Julius Tanggu Bore, SH mengungkapkan data mengejutkan terkait penyebaran HIV/AIDS di wilayah Kota Kupang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak kurang lebih 2.500 warga Kota Kupang telah terinfeksi HIV/AIDS. Yang paling mencolok, populasi ibu rumah tangga (IRT) menempati urutan tertinggi dengan angka 17 persen dari total kasus.

“Ini menjadi keprihatinan serius karena artinya penyakit ini telah masuk ke dalam rumah tangga. Ada perilaku-perilaku berisiko yang tanpa disadari turut menyeret ibu rumah tangga menjadi korban,” ungkap Julius Tanggu Bore, yang akrab disapa Jems Bore.

Jems menegaskan pentingnya kesetiaan dalam hubungan suami istri guna mencegah penyebaran virus HIV. “Ibu-ibu harus setia dengan pasangan, dan sebaliknya. Hindari perilaku seks bebas atau menyimpang di luar rumah tangga,” pesannya.

Lebih lanjut, Jems memaparkan bahwa hanya dalam periode Januari hingga April 2025, telah ditemukan 86 kasus baru HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut, 65 kasus di antaranya terjadi pada laki-laki, dan yang cukup mengkhawatirkan, 32 dari mereka tertular akibat hubungan sesama jenis (laki-laki dengan laki-laki).

KPA Kota Kupang, kata Jems, terus melakukan pendampingan terhadap orang-orang dengan HIV/AIDS (ODHA), khususnya pada kelompok dengan risiko tinggi seperti pekerja seks. “Kami anjurkan penggunaan kondom sebagai bentuk pencegahan. Dan bagi yang sudah terinfeksi, kami tekankan pentingnya konsumsi obat antiretroviral (ARV) secara rutin untuk memperpanjang harapan hidup,” jelasnya.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada generasi muda agar menjauhi pergaulan bebas. “Jika sudah terinfeksi, maka mereka harus mengonsumsi ARV seumur hidup jika ingin bertahan hidup lebih lama. Selain itu, tentu saja akan lebih sulit bagi mereka menemukan cinta sejati,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perubahan Perda Pajak Disetujui, Fraksi Demokrat Ingatkan Jangan Bebani UMKM dan Rakyat Kecil

KPA Kota Kupang terus menggalakkan edukasi dan penyuluhan guna mencegah penyebaran HIV/AIDS, serta mendorong gaya hidup sehat, setia, dan bertanggung jawab dalam berelasi.***:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.