Pemkot Kupang Gelar Lomba Line Dance Lansia, Wali Kota: Menjadi Tua Itu Pasti, Bahagia Itu Pilihan

oleh -1768 Dilihat
Wali Kota Kupang Didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang Pose Bersama Peserta Line Dance Lansia. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Taman Nostalgia Kupang sore itu dipenuhi semangat dan tawa para opa dan oma yang tampil penuh percaya diri dalam ajang Lomba Line Dance Lansia antar Kelurahan se-Kota Kupang pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Kegiatan yang berlangsung di arena Sunday Market “Saboak Koepan” ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Sekretaris Komda Lansia Kota Kupang Gabriel Kahan, para camat, lurah, pimpinan perangkat daerah, serta dewan juri dan peserta lomba dari enam kecamatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Komda Lansia Kota Kupang dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda yang telah menggagas kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-29 dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kota Kupang.

“Usia hanyalah angka. Menjadi tua adalah kepastian, namun menjadi bahagia dan berdampak adalah pilihan,” ujar Wali Kota. Ia menegaskan bahwa lansia tetap memiliki peran strategis dalam masyarakat, baik sebagai teladan, pemberi nasihat, maupun penyambung informasi-informasi penting pemerintah kepada warga.

Wali Kota juga mengajak para lansia untuk terus berkontribusi, termasuk dalam menyosialisasikan program dana pengaman senilai Rp3 miliar di RSUD S.K. Lerik, yang menjamin layanan pasien gawat darurat tanpa memandang status BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Sekretaris Komda Lansia Kota Kupang, Gabriel Kahan, dalam laporannya menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk memotivasi para lansia agar tetap aktif secara fisik dan mental, menjadi panutan, dan menjaga semangat kebersamaan. “Ini bukan sekadar lomba, tapi bentuk penghargaan terhadap dedikasi para lansia,” ujarnya.

Tahun ini, lomba diikuti delapan tim dengan peserta berusia minimal 55 tahun. Mereka memperebutkan piala, piagam, dan total hadiah senilai Rp15 juta, dengan rincian Juara 1 Rp5 juta, Juara 2 Rp4 juta, Juara 3 Rp3 juta, Juara Harapan 1 Rp1,5 juta, Juara Harapan 2 Rp1 juta, dan Juara Harapan 3 Rp500 ribu.

Setelah membuka acara, Wali Kota bersama Ketua TP PKK dan para pejabat menonton langsung penampilan peserta. Sorak sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap gerakan para lansia yang tampil enerjik dan penuh semangat. Momen kebersamaan ini ditutup dengan sesi foto bersama, memperlihatkan bahwa semangat hidup sejati tak mengenal usia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.