Wagub NTT Sebut Banyak Orang Sumba Kini Duduki Jabatan Strategis di Birokrasi, Perbankan dan Akademisi

oleh -983 Dilihat
Wagub NTT Didampingi Wali Kota Kupang Buka secara Resmi Acara Mubes IKAS Kupang 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, secara resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV Ikatan Keluarga Asal Sumba (IKAS) Kupang Tahun 2025 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Jumat (5/9/2025).

Dalam arahannya, Wagub Johni menekankan makna mendalam dari pelaksanaan Mubes sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kontribusi masyarakat Sumba dalam pembangunan daerah.

“Saya hadir di tempat ini baru dua kali, pertama pada acara syukuran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, dan kedua pada Mubes IKAS. Makna Mubes sangat mendalam untuk menjalin hubungan kekeluargaan,” ujar Johni.

Ia menyampaikan apresiasi kepada IKAS yang telah mendukung pasangan Melki–Johni dalam Pilgub NTT lalu. Menurutnya, peran serta masyarakat Sumba sangat nyata, terlihat dari banyaknya tokoh asal Sumba yang kini berkiprah di berbagai bidang strategis.

“Banyak orang Sumba yang kini menduduki jabatan penting, seperti Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Yohanes Octovianus, Frans Gana di sektor perbankan sebagai Komisaris Bank NTT, maupun di dunia akademik seperti Andre Kore. Kita harapkan semua ini memberi kontribusi besar bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Johni juga menyoroti pentingnya keamanan dan ketertiban sebagai fondasi pembangunan, serta mengingatkan bahwa NTT masih menghadapi tantangan besar di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita masih di bawah rata-rata nasional. Harapan lama sekolah juga masih rendah. Karena itu, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. IKAS perlu menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan adalah kunci mencetak generasi unggul,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penanganan stunting untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat. “Kita harus bekerja bersama membangun masyarakat unggul, mengelola keuangan dengan baik, dan menyiapkan generasi penerus bangsa,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kepemimpinan Christian-Serena Berbuah Manis, PAD Kota Kupang Tembus 100,09 Persen, Terbaik dalam Lima Tahun

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memberikan apresiasi atas kiprah IKAS yang telah hadir selama 63 tahun di Kota Kupang. Menurutnya, IKAS telah melahirkan banyak tokoh penting dan terus berkolaborasi bersama pemerintah serta masyarakat.

“Kami berharap Mubes kali ini melahirkan kepemimpinan yang amanah serta menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Wali Kota.

Plt. Ketua Umum IKAS Kupang, Edu Gana, menegaskan bahwa IKAS siap terus berkontribusi untuk pembangunan NTT. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan seluruh stakeholder yang memastikan pelaksanaan Mubes berjalan lancar dan damai.

“IKAS Kupang berdiri sejak 16 Februari 1962, terdiri dari keluarga asal empat kabupaten di Pulau Sumba. IKAS melalui Mubes hari ini siap mendukung terwujudnya pembangunan di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Wakil Penasehat IKAS Kupang, Piet Djami Rebo, turut menegaskan pentingnya masyarakat Sumba menjadi pelopor pembangunan. “Kita harus menjadi jembatan pembangunan, baik di Sumba maupun NTT secara keseluruhan. Melalui Mubes ini, mari kita terus memberikan kontribusi dan pemikiran konstruktif,” ujarnya.

Selain memilih Pengurus IKAS Kupang Masa Bakti 2025–2030, Mubes IV juga dirangkaikan dengan seminar bertema pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Badan Pengurus IKAS, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Joaz Bily Oemboe Wanda, Kepala Dinas Peternakan NTT Yohanes Octovianus, Komisaris Independen Bank NTT Frans Gana, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang, serta sekitar 300 utusan IKAS dari rayon-rayon kecamatan di Kota Kupang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.