Suarantt.id, Kupang-Memasuki hari pertama sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui imbauan resmi kepada seluruh perangkat daerah agar memberikan fleksibilitas waktu kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah. Kebijakan ini memungkinkan para orang tua, khususnya ayah, untuk mengantar anak di hari pertama sekolah maupun mengambil rapor sesuai jadwal dari satuan pendidikan, tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor B/257/M.KT.02/2026 tentang penguatan ketahanan keluarga bagi ASN, serta Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Timur terkait pelaksanaan GAMAS dan GEMAR.
Melalui penyampaian resmi kepada pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, hingga direktur RSUD S.K. Lerik dan Perumda Kota Kupang, Pemkot Kupang mengimbau agar ASN yang memiliki anak pada jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan menengah diberikan kesempatan untuk hadir mendampingi anak di momen penting tersebut.
Perhatian khusus juga diberikan kepada ASN laki-laki agar terlibat aktif dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam keluarga.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa kehadiran ayah dalam momen pendidikan anak memiliki makna yang mendalam. Menurutnya, bukan sekadar aktivitas mengantar atau mengambil rapor, tetapi bentuk nyata dukungan emosional yang akan diingat anak sepanjang hidupnya.
“Sering kali yang diingat anak bukan seberapa jauh kita mengantar mereka, tetapi bahwa kita hadir saat mereka membutuhkan. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah adalah pesan sederhana namun kuat: kamu tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dimulai dari ruang kelas, tetapi juga dari keluarga yang hangat dan penuh keterlibatan orang tua. Karena itu, GAMAS dan GEMAR dinilai sejalan dengan semangat pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemkot Kupang meyakini bahwa kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak mampu memperkuat ikatan keluarga, meningkatkan rasa percaya diri anak, serta membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Kupang ingin menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan fondasi keluarga sebagai pilar utama masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Ayah Hebat, Anak Kuat, Indonesia Maju”, Pemkot Kupang mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk menjadikan kehadiran orang tua, khususnya ayah, sebagai investasi terbaik bagi masa depan anak dan kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. ***





