Suarantt.id, Kupang-Sebanyak 25 atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Kupang siap berjuang membawa nama daerah dan mengukir prestasi dalam ajang Pekan Paralimpik Provinsi (PERPAPROV) NTT 2026 yang berlangsung pada 4-7 November 2026.
Dengan semangat juang dan tekad membuktikan kemampuan tanpa batas, kontingen NPCI Kota Kupang secara resmi dikukuhkan dan dilepas oleh Pemerintah Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Kota Kupang pada Selasa, 3 November 2026.
Pengukuhan dan pelepasan dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega. Kontingen yang diberangkatkan terdiri atas 25 atlet dan tiga official yang akan bertanding pada tiga cabang olahraga, yakni atletik, catur tuna netra, dan tenis meja untuk memperebutkan Piala Gubernur NTT.
Dalam sambutannya, Ignasius menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan pengurus NPCI Kota Kupang yang telah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan para atlet dalam PERPAPROV NTT 2026 bukan semata-mata untuk mengejar medali, tetapi juga menjadi kesempatan membuktikan potensi, ketangguhan, serta semangat juang atlet penyandang disabilitas.
Ia mengaku optimistis 25 atlet yang diturunkan mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Kupang di tingkat provinsi.
“Saya yakin 25 atlet kita yang berlaga pada cabang olahraga atletik, catur, dan tenis meja bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Kupang,” ungkap Ignasius.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada sejumlah atlet yang telah memiliki pengalaman bertanding di tingkat nasional hingga internasional. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Lebih lanjut, Ignasius menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendorong pembangunan yang inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk mengembangkan potensi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
Menurutnya, olahraga paralimpik memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan diri, memperkuat kemandirian, serta membuka kesempatan bagi atlet penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.
Karena itu, NPCI Kota Kupang diharapkan terus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna meningkatkan kualitas dan daya saing atlet.
Kepada seluruh atlet yang akan bertanding, Ignasius berpesan agar menjaga semangat, disiplin, kepercayaan diri, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk membuktikan bahwa kita mampu meraih prestasi yang membanggakan,” pesannya.
Apresiasi turut diberikan kepada para pelatih, official, dan pendamping yang telah bekerja keras mempersiapkan para atlet hingga siap berlaga dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Sementara itu, Ketua NPCI Kota Kupang, Wifridus F. P. Wene, berharap dukungan dan motivasi dari Pemerintah Kota Kupang, khususnya Sekretaris Daerah dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga, terus diberikan kepada para atlet.
Ia optimistis dukungan pemerintah dan seluruh pihak terkait akan menjadi kekuatan tambahan bagi kontingen NPCI Kota Kupang untuk berjuang maksimal, meraih medali, serta mengharumkan nama daerah.
Pengukuhan dan pelepasan kontingen ditutup dengan pernyataan resmi pemberangkatan atlet NPCI Kota Kupang menuju PERPAPROV NTT 2026.
Dengan membawa semangat juang, disiplin, dan sportivitas, 25 atlet paralimpik tersebut diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi dan mengharumkan nama Kota Kupang. ***






