Di Tengah Arus Digital, Akademi Qur’an V Jadi Ruang Tumbuh Generasi Berakhlak di Kota Kupang

oleh -374 Dilihat
Sekda Kota Kupang, Jeffry Pelt Pose Bersama Pengurus dan Panitia Akademi Qur’an V Tahun 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Di tengah derasnya arus digitalisasi yang kian membentuk gaya hidup generasi muda, secercah harapan justru tumbuh dari lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an di Masjid Nurul Hidayah, Kelapa Lima pada Sabtu (9/5/2026).

Ratusan anak dan remaja tampak memadati lokasi, menghadirkan suasana yang hangat sekaligus penuh makna dalam pembukaan Akademi Qur’an V Tahun 2026 yang digelar DPD Hidayatullah Kota Kupang.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan ruang penting dalam membina karakter dan spiritual generasi muda.

“Sesungguhnya hari ini kita tidak hanya menghadiri sebuah kegiatan seremonial semata, tetapi kita sedang menyaksikan tumbuhnya harapan bagi bangsa ini, terutama bagi generasi muda di Kota Kupang,” ujarnya.

Jeffry mengaku terharu melihat antusiasme para peserta, terutama dominasi anak-anak dan remaja yang memenuhi lokasi kegiatan. Baginya, pemandangan itu menjadi pertanda bahwa nilai-nilai spiritual masih memiliki tempat di hati generasi muda, meski hidup di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat.

“Ada rasa bahagia saat saya masuk tadi, karena jumlah generasi muda lebih banyak dari kita yang tua-tua. Ini adalah marwah dari kegiatan ini. Mereka adalah harapan bagi keberlangsungan iman dan masa depan kota ini,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Mengusung tema “Menguatkan Cinta Al-Qur’an, Membangun Generasi Berakhlak Mulia”, kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Jeffry menyoroti fenomena generasi muda yang memiliki akses informasi luas, tetapi kerap kehilangan pegangan nilai dan arah moral.

“Kita hidup di era yang begitu cepat kemajuannya secara teknologi, tetapi sering kali miskin keteladanan. Banyak anak muda memiliki akses informasi yang luas, tetapi tidak semuanya memiliki pegangan nilai yang kuat. Karena itu pendidikan akhlak dan spiritual menjadi sangat penting,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Gaungkan Jam Belajar Masyarakat, 1,5 Jam Jadi Penentu Masa Depan Anak

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan pembinaan keagamaan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berakhlak dan berintegritas.

“Ketika umat beragama membina generasi mudanya dengan nilai-nilai kebaikan, sesungguhnya kita semua sedang ikut membangun Kota Kupang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Hidayatullah Kota Kupang, Al Hapsi Gadri, menjelaskan bahwa Akademi Qur’an merupakan bagian dari upaya membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya cakap membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter kuat dan tanggung jawab sosial.

“Kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar menciptakan generasi emas Indonesia ke depan. Anak-anak yang hadir hari ini adalah aset Kota Kupang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Hidayatullah untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat pembinaan moral generasi muda serta menjaga harmoni sosial di Kota Kupang yang dikenal sebagai kota toleransi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS, turut memberikan gambaran tentang keberadaan Hidayatullah di Nusa Tenggara Timur. Ia menyebut organisasi tersebut telah hadir sejak tahun 1992 dan terus berkembang dalam membina umat serta generasi muda.

Ia pun mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan pembinaan keagamaan, seraya berharap sinergi tersebut terus diperkuat demi menciptakan masyarakat yang religius, damai, dan harmonis.

Pembukaan Akademi Qur’an V Tahun 2026 ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang Amirudin La Oda, Camat Kelapa Lima, Plt. Lurah Kelapa Lima, tokoh agama, para imam masjid, pimpinan lembaga pendidikan, dewan hakim, guru, orang tua peserta, serta ratusan generasi muda yang mengikuti lomba dan pembinaan Al-Qur’an.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Resmikan Gedung St. Alexander Universitas Stella Maris Sumba: Dorong Pendidikan Vokasi dan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa

Di tengah riuhnya perkembangan zaman, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa masa depan tidak hanya dibangun dengan kecanggihan teknologi, tetapi juga dengan kekuatan akhlak dan nilai-nilai spiritual yang kokoh. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.