Dukung PSMTI, Wali Kota Kupang Siap Kolaborasi Fun Walk Pungut Sampah dan Festival Lampion

oleh -484 Dilihat
Wali Kota Kupang Beraudiensi Ketua PSMTI Kota Kupang bersama Jajaran di Ruang Kerja Wali Kota Kupang, Rabu, 29 April 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap gerakan kolaboratif yang diinisiasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang, khususnya kegiatan Fun Walk sambil pungut sampah serta Festival Lampion Tong Tjiu Pia yang akan digelar dalam waktu dekat.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota saat menerima audiensi Ketua PSMTI Kota Kupang, Dedy Tanjung bersama jajaran di Ruang Kerja Wali Kota Kupang, Rabu (29/4/26).

Turut mendampingi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang Elia C. Tiara, dan Plt. Kabag Umum Hubertus Mani.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas kontribusi PSMTI dalam Karnaval Budaya Kota Kupang pada perayaan HUT Kota Kupang. Ia menilai partisipasi PSMTI memberikan warna tersendiri dalam keberagaman budaya di Kota Kupang.

“Saya dari lubuk hati paling dalam menyampaikan terima kasih. Kemarin PSMTI tampil luar biasa, totalitasnya benar-benar terasa. Dari barongsai sampai tarian, semua memberikan warna bagi kota ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendorong kegiatan positif yang berdampak luas.

“Saya dengan hati terbuka siap mendengar. Kalau ada ide dan kegiatan yang bisa kita kolaborasikan, pemerintah kota siap membantu,” tegasnya.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah kegiatan Fun Walk yang akan digelar pada 16 Agustus 2026 menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya berupa jalan santai, tetapi juga diisi dengan aksi memungut sampah di sepanjang rute.

Wali Kota menyambut baik konsep tersebut karena dinilai mampu menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak bersifat seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kebersihan kota.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Berprestasi dan Anak Yatim di SD Inpres Oetete 3

“Ini kegiatan yang sangat baik. Tapi kita pastikan jangan hanya seremonial. Kita pilih lokasi yang memang butuh penanganan sampah, supaya dampaknya benar-benar terasa,” ujarnya.

Ia juga memastikan dukungan pemerintah melalui penyediaan armada pengangkut sampah serta koordinasi lintas perangkat daerah guna menyukseskan kegiatan tersebut.

Selain itu, agenda Festival Lampion Tong Tjiu Pia yang akan berlangsung pada 25–27 September 2026 turut mendapat dukungan penuh. Wali Kota bahkan mengusulkan kawasan depan Taman Nostalgia sebagai lokasi strategis penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, festival ini berpotensi menjadi ikon baru kota sekaligus menghidupkan rencana Car Free Night di kawasan tersebut.

“Kalau kita hidupkan dengan lampion dan aktivitas budaya, ini bisa jadi daya tarik baru bagi masyarakat. Orang datang, kota hidup, ekonomi bergerak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kupang akan memberikan dukungan dari sisi perizinan, pengamanan, hingga rekayasa lalu lintas agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kalau kita mau kota ini tumbuh, kita harus mau duduk bersama, saling dengar, dan saling dukung. Dari situ semua hal besar bisa dimulai,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Kota Kupang, Dedy Tanjung menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterbukaan Pemerintah Kota Kupang terhadap program-program yang diinisiasi pihaknya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan yang dirancang tidak hanya bertujuan mempererat kebersamaan internal komunitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bapak Wali Kota dan jajaran. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkontribusi. Kegiatan fun walk nanti bukan sekadar jalan santai, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan kota. Begitu juga festival lampion, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Kupang,” ujarnya.

BACA JUGA:  DPRD NTT Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota SPMB 2025: 70 Persen Jalur Online, 30 Persen Jalur Prestasi, Afirmasi dan Mutasi

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan komunitas seperti ini dapat terus berlanjut sebagai contoh sinergi positif dalam membangun Kota Kupang yang bersih, harmonis, dan berbudaya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.