Gubernur NTT: Satpol PP Harus Jadi Mata dan Telinga Pemerintah Saat Libur Lebaran

oleh -1600 Dilihat
Gubernur Melki Laka Lena Didampingi Kasat Pol PP NTT, Andus Johan Pose Bersama Jajarannya pada Selasa, 17 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)


Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan peran strategis Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai “mata dan telinga” pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel kesiapsiagaan yang diikuti seluruh personel Satpol PP Provinsi NTT di Lobby Lantai 1 Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT pada Selasa (17/3/2026) sore.

Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam menghadapi masa libur panjang Idul Fitri.

Berdasarkan Surat Edaran Gubernur NTT tertanggal 9 Februari 2026, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTT akan menjalani libur nasional dan cuti bersama mulai 18 hingga 24 Maret 2026.

“Mulai besok kita akan memasuki masa libur yang cukup panjang. Oleh karena itu, saya minta kepada Satpol PP Provinsi NTT untuk tetap siaga,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa selama masa libur, Satpol PP memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga keamanan, khususnya terhadap aset dan fasilitas milik pemerintah daerah. Gubernur meminta agar patroli dilakukan secara rutin guna mencegah potensi gangguan seperti pencurian, kebakaran, maupun tindakan perusakan.

“Satpol PP harus menjadi mata dan telinga pemerintah. Harus cepat merespons dan melaporkan setiap kejadian yang terjadi. Lakukan langkah antisipatif sejak dini, karena mencegah lebih baik daripada mengatasi,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya peningkatan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan yang kerap muncul selama periode libur panjang. Menurutnya, situasi liburan sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan yang merugikan.

Tak hanya itu, apel kesiapsiagaan ini juga menjadi bagian dari upaya antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam selama masa libur. Untuk itu, Gubernur menginstruksikan agar koordinasi diperkuat antara Satpol PP Provinsi dengan Satpol PP kabupaten/kota se-NTT.

BACA JUGA:  Survei Voxpol: 80,5 Persen Warga Puas Kinerja Setahun Kepemimpinan Melki Laka Lena-Johni Asadoma

“Bangun komunikasi dan koordinasi yang baik agar kita memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi masa libur ini,” tambahnya.

Dengan kesiapsiagaan yang optimal dari seluruh personel Satpol PP, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban, serta perlindungan terhadap aset daerah di Provinsi NTT tetap terjaga selama libur Idul Fitri berlangsung. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.