Hari Libur Tak Jadi Halangan, Kadis Koperasi NTT Linus Lusi Pantau 10 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Kupang

oleh -42 Dilihat
Kadis Koperasi dan UMKM NTT, Linus Lusi Pantau Kopdes di Kabupaten Kupang pada Minggu, 27 September 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Hari libur tidak menjadi halangan bagi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Linus Lusi, M.Pd., untuk memastikan perkembangan pembangunan dan kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Kupang.

Pada Minggu (27/9/2026), Linus Lusi bersama tujuh orang fungsional dan staf turun langsung memantau 10 Kopdes Merah Putih yang tersebar di Kecamatan Kupang Timur, Amabi Oefeto, dan Amarasi, Kabupaten Kupang.

Tim mulai bergerak sekitar pukul 12.00 WITA dan melakukan pemantauan hingga sekitar pukul 18.50 WITA. Pemantauan diawali dari Kopdes Merah Putih Oesao.

Dari hasil pemantauan, pembangunan Kopdes Merah Putih Oesao telah rampung 100 persen. Selanjutnya, beberapa fasilitas dan kebutuhan koperasi akan dilengkapi dalam beberapa pekan ke depan oleh pihak terkait.

Tim kemudian melanjutkan pemantauan ke Kopdes Merah Putih Fatukanutu yang dibangun bersebelahan dengan Kantor Desa Fatukanutu. Pembangunan koperasi tersebut juga telah mencapai 100 persen dan dinyatakan siap beroperasi untuk melayani masyarakat.

Ketua Kopdes Merah Putih Fatukanutu, Cris Benu, mengatakan kehadiran koperasi tersebut sangat membantu perekonomian anggota maupun masyarakat setempat.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih Fatukanutu telah mengambil peran dalam menyuplai kebutuhan sayur-mayur dan buah-buahan, termasuk pisang luan, untuk mendukung operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Fatukanutu.

“Kami menyuplai sesuai menu. Setiap menu melayani sekitar 3.000 siswa,” jelas Cris.

Namun, ia mengakui pihaknya masih menghadapi kendala keterbatasan persediaan hasil pertanian dari para petani. Kondisi tersebut membuat koperasi belum selalu mampu memenuhi seluruh kebutuhan sesuai permintaan.

Selain bahan pangan, Kopdes Merah Putih Fatukanutu juga menyiapkan berbagai perlengkapan seperti alat tulis kantor (ATK) yang dibutuhkan pihak MBG Fatukanutu.

BACA JUGA:  Dari Dapur Pastori ke Ketahanan Ekonomi Jemaat: Langkah Kecil Perempuan GMIT Lewat 'Jumat Belajar'

Setelah dari Fatukanutu, tim melanjutkan pemantauan ke Kecamatan Amarasi yang memiliki delapan Kopdes Merah Putih.

Salah satu yang dipantau adalah Kopdes Merah Putih Oenoni 2 yang berada berhadapan dengan SDI Oenoni. Kopdes yang diketuai Nahor Karmoy tersebut memiliki 170 anggota dengan modal sekitar Rp20 juta yang bersumber dari kegiatan simpan pinjam.

Hasil pemantauan menunjukkan pembangunan Kopdes Merah Putih Oenoni 2 telah rampung 100 persen. Bangunan tersebut dilengkapi gudang serta fasilitas yang direncanakan untuk mendukung layanan galeri, apotek, klinik dan kebutuhan lainnya.

“Kami masih menunggu penyerahan sehingga koperasi dapat segera beroperasi,” kata Nahor.

Ia menyampaikan, capaian pembangunan tersebut tidak terlepas dari dukungan Kepala Desa Oenoni 2, Djailinus Dureren, serta Babinsa Serda Heri Sucipto.

Nahor berharap Dinas Koperasi Kabupaten Kupang dapat membantu membuka kerja sama dengan pihak Pertamina dan PT Bulog untuk mendukung penyediaan berbagai kebutuhan masyarakat desa melalui koperasi.

Selain Oesao, Fatukanutu dan Oenoni 2, tim juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah Kopdes Merah Putih lainnya, di antaranya Kopdes Tesbatan 1, Tesbatan 2, Ponain, Kotabes dan Nonbes.

Untuk Kopdes Merah Putih Kotabes, pembangunan telah mencapai 100 persen dan telah melalui proses verifikasi dan validasi (verval) sebagai bagian dari tahapan menuju operasional.

Pemantauan yang dilakukan pada hari libur tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT memastikan pembangunan Kopdes Merah Putih tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga benar-benar siap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Linus Lusi bersama jajaran terus memantau perkembangan di lapangan agar berbagai kendala yang ditemukan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.