HUT ke-81 RI, Wali Kota Christian Widodo Ajak Warga Kupang Doakan Korban Musibah di Flores

oleh -128 Dilihat
Wali Kota Didampingi Wawali Kupang Pose Bersama Forkompinda Usai Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang untuk mendoakan saudara-saudara mereka di Flores yang tengah menghadapi musibah.

Ajakan tersebut disampaikan Christian saat bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kantor Wali Kota Kupang pada Senin (17/8/2026).

Dalam amanatnya, Christian menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban yang meninggal dunia akibat musibah yang terjadi di Flores.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita di Flores agar selalu dalam lindungan Tuhan. Kita juga berduka bagi saudara-saudara kita yang meninggal,” kata Christian.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas antarsesama.

“Kita harus resapi bahwa kemerdekaan kita kali ini juga memiliki wajah kemanusiaan,” tegasnya.

Christian menilai, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, terutama ketika masyarakat di daerah lain sedang menghadapi bencana dan membutuhkan dukungan.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kota Kupang tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Menurutnya, manusia harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap proses pembangunan.

“Pembangunan Kota Kupang tidak hanya membangun jalan dan gedung, tetapi manusia harus menjadi prioritas. Manusia harus sehat, terdidik, dan berkarakter. Kualitas kota bukan hanya apa yang dibangun, tetapi manusianya,” ujarnya.

Christian menambahkan, pembangunan merupakan kerja bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan hingga ke rumah-rumah warga.

“Pembangunan adalah kerja bersama. Pembangunan harus sampai ke rumah-rumah rakyat. Pemimpin harus mau mendengar, turun langsung, dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Hadiri Misa Syukur Pemberkatan Rumah Jabatan Wali Kota Kupang

Ia menekankan pentingnya pemerintah hadir di tengah masyarakat. Seorang pemimpin, kata Christian, tidak cukup hanya bekerja dari balik meja, tetapi harus turun langsung mendengar aspirasi serta memahami persoalan yang dihadapi warga.

Christian berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, kepedulian dan solidaritas.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang untuk terus menjaga persaudaraan dan bersama-sama membangun kota yang lebih manusiawi, sehat, terdidik, berkarakter, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, doa dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang tertimpa musibah, menurut Christian, merupakan bagian dari wujud nyata semangat kemerdekaan dan kemanusiaan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.